Dituntut 3 Tahun Penjara, Promotor Tinju Zainal Tayeb: Kita Jalani Saja

Dewi Umaryati ยท Selasa, 16 November 2021 - 18:38:00 WITA
Dituntut 3 Tahun Penjara, Promotor Tinju Zainal Tayeb: Kita Jalani Saja
Promotor tinju Zainal Tayeb dituntut tiga tahun penjara oleh JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (16/11/2021). (Foto: iNews.id/Dewi Umaryati)

BADUNG, iNews.id – Pengusaha sekaligus mantan promotor tinju Zainal Tayeb dituntut pidana tiga tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang secara daring (online) di Pengadilan Negeri Denpasar. Zainal terjerat kasus memberi keterangan palsu dalam akta autentik.

Seusai sidang, Zainal enggan mengomentari tuntutan dari JPU. “Kita jalani saja. Kalau saya sih belum mau komentar apa-apa,” katanya, Selasa (16/11/2021).

Apakah tuntutan jaksa ini terlalu berat, Zainal menyerahkan sepenuhnya pada tim kuasa hukum yang tengah mempersiapkan pembelaan dan akan dibacakan dalam agenda sidang berikutnya, Kamis (18/11/2021).

Sementara dari tim kuasa hukum Zainal Tayeb segera menyusun pembelaan untuk Zainal Tayeb. Terkait pasal yang dikenakan untuk Zainal Tayeb Pasal 266 ayat 1 KUHP tentang memberi keterangan palsu dan akta autentik dianggap bertentangan karena jaksa hanya berpatokan pada segi formal saja.

“Jaksa memakai hitungan matematika yang dipakai. Hanya melihat luasan, pembayaran dan 8 sertifikat. Sementara masih ada materiil dan kronologi di balik itu,” kata kuasa hukum Zainal Tayeb, Mila Tayeb.

Mila juga membantah tuduhan jaksa bahwa kliennya memang sejak awal berniat untuk menipu saksi korban Hedar Giacomo Boy Syam, yang juga masih keponakannya Zainal.

“Semua itu tidak benar dan fakta persidangan sudah menjelaskan itu. Kalau memang niat mau nipu kenapa dikasi pekerjaan, karena semua aset tanah milik Pak Zainal,” katanya.

Sebelumnya, JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung menuntut hukuman untuk Zainal Tayeb selama 3 tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana penjara untuk terdakwa Zainal Tayeb selama tiga tahun penjara. Menetapkan terdakwa tetap ditahan dan hukuman yang telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,” kata jaksa Dewa Arya Lanang Raharja.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: