Bandingkan dengan Jaksa Pinangki, Gendo Minta Sidang Jerinx Digelar Tatap Muka

dewi umaryati ยท Kamis, 24 September 2020 - 18:13 WITA
Bandingkan dengan Jaksa Pinangki, Gendo Minta Sidang Jerinx Digelar Tatap Muka
Kuasa Hukum Jerinx, Wayan "Gendo" Suardana meminta persidangan klienya digelar secara offline

DENPASAR, iNews.id – I Wayan Suardana alias Gendo, kuasa hukum terdakwa kasus ujaran kebencian I Gede Ari Astina alias Jerinx masih terus memperjuangkan kliennya dapat bersidang secara offline atau tatap muka. Gendo bahkan membandingkan kasus kliennya dengan Jaksa Pinangki yang sidang perdananya bisa digelar tatap muka.

Permohonan menolak sidang virtual dan meminta tatap muka telah dilayangkan ke MA setelah surat serupa juga pernah dikirimkan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, namun ditolak majelis hakim.

PN Denpasar berpedoman pada kesepakatan tiga lembaga, yakni Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM serta Kejaksaan Agung.

Pelaksanaan sidang di tengah pandemi Covid-19, dengan terdakwa yang ditahan digelar secara virtual atau online.

“Sejak awal kami sudah menolak sidang secara virtual atau teleconference, karena melanggap KUHAP sebagai dasar hukum acara pidana,” kata Gendo, Kamis (24/0/2020).

Gendo membandingkan kasus lain, yang terdakwa ditahan namun masih tetap menjalankan persidangan secara offline. Salah satunya kasus gratifikasi Jaksa Pinangki yang menjadi perhatian publik.

“Saya kaget melihat pemberitaan persidangan Jaksa Pinangki yang posisinya ditahan di rutan, ternyata sidangnya digelar tatap muka,” kata Gendo.

Kasus lain yang waktu persidangannya berdekatan dengan Jerinx, yakni digelar di Pengadilan Negeri Singaraja.

Terdakwanya dijerat pasal ITE, namun sidang masih dilakukan secara tatap muka.

Menurut Gendo, ada perbedaan perlakuan yang dilakukan Pengadilan Negeri Denpasar serta majelis hakim yang menangani perkara Jerinx.

“Padahal kalau dilihat perkara Jaksa Pinangki dan Jerinx ini sama-sama kasus pidana, keduanya juga ditahan dengan hukum acaranya pun sama,” ujarnya.


Editor : Dewi Umaryati