Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Naik 131 Jadi 6.754, Positif 8.245 dan 241 Meninggal

Reza Yunanto ยท Kamis, 24 September 2020 - 17:40 WITA
Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Naik 131 Jadi 6.754, Positif 8.245 dan 241 Meninggal
Ilustrasi pasien sembuh Covid-19. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Provinsi Bali bertambah sebanyak 131 orang, Kamis (24/9/2020). Total kumulatif pasien yang telah sembuh dari virus corona sejak pandemi telah mencapai 6.754 orang dari sebelumnya 6.623 orang.

Penambahan pasien sembuh ini juga lebih tinggi dari penambahan kasus baru Covid-19 di Pulau Dewata yang hari ini bertambah 119 orang. Total seluruh pasien Covid-19 di Bali menjadi 8.245 orang dari sebelumnya 8.126.

Data ini berdasarkan Laporan Media Harian Covid-19 yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (24/9/2020), hingga pukul 12.00 WIB. Dengan penambahan kasus baru tersebut, Bali hari ini berada di urutan ke-11 tertinggi dari 34 provinsi di Indonesia.

Sementara pasien Covid-19 yang meninggal dunia karena Covid-19 di Bali hari ini bertambah lima orang. Jumlah total kasus kematian sejak pandemi Covid-19 menjadi 241 dari sebelumnya 236 orang.

Secara nasional di 34 provinsi Indonesia, jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 4.634 kasus, Kamis (24/9/2020). Total kumulatifnya kini sebanyak 262.022 orang dari sebelumnya 257.388.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat sebanyak 191.853 orang dari sebelumnya 187.985 orang. Ada penambahan sebanyak 3.895 orang.

Jumlah yang meninggal juga kembali bertambah sebanyak 128 orang sehingga total kumulatif menjadi 10.105 orang dari sebelumnya 9.977 orang.

Penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak di Indonesia tetap di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 1.044 kasus, disusul Jawa Barat 804 kasus. Kemudian di urutan ketiga terbanyak Jawa Tengah 434 kasus, keempat Jawa Timur dengan 343 kasus, dan kelima terbanyak Sumatera Barat dengan penambahan 302 pasien.


Editor : Maria Christina