Sidang Offline Jerinx, PN Denpasar Batasi Hanya 130 Pengunjung

dewi umaryati ยท Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:40:00 WITA
Sidang Offline Jerinx, PN Denpasar Batasi Hanya 130 Pengunjung
Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Sobandi. (iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang menyidangkan perkara Jerinx mengizinkan persidangan digelar secara tatap muka atau offline. Namun akan ada pembatasan jumlah pengunjung untuk memastikan protokol kesehatan tetap dipatuhi.

"Agar protokol kesehatan tetap dijalankan dalam persidangan offline, pengadilan hanya menampung 130 pengunjung sidang," kata Ketua PN Denpasar Sobandi di PN Denpasar, Selasa (6/10/2020).

Untuk memastikan jumlah pengunjung tak melebihi batas, PN Denpasar akan berkoordinasi dengan pihak keamanan yakni Polri untuk melakukan seleksi di luar pintu PN Denpasar. Semua orang yang ingin menyaksikan persidangan Jerinx diperbolehkan datang, dengan syarat tidak melebihi kapasitas, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Siapa pun termasuk pendukung Jerinx silakan masuk. Protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak tetap harus diperhatikan," ujarnya.

Sebeumnya, majelis hakim yang menyidangkan perkara Jerinx memutuskan untuk memberi kesempatan persidangan selanjutnya digelar secara tatap muka atau offline.

"Setelah kami bermusyawarah dan melihat perkembangan persidangan selama ini, untuk pemeriksaan saksi dan terdakwa perlu dilakukan secara offline," tutur ketua majelis hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi di persidangan, Selasa (6/10/2020).

Dia mengatakan, pertimbangan itu didasari oleh tujuan persidangan yang ingin mencari kebenaran materil sebagaimana yang ditentukan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Selain itu majelis hakim melihat bahwa dasar hukum penerapan persidangan secara online oleh Mahkamah Agung juga tidak bersifat imperatif.

"Keputusan majelis hakim yang demikian bukan untuk memenuhi permintaan terdakwa, namun berdasarkan pertimbangan yang dikemukakan tadi," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto