PHDI Terbitkan Surat, Penitipan Jenazah di Bali Maksimal 2 Hari

Antara ยท Senin, 16 Agustus 2021 - 16:40:00 WITA
PHDI Terbitkan Surat, Penitipan Jenazah di Bali Maksimal 2 Hari
Penitipan jenazah di RSUD Wangaya, Denpasar penuh. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Warga Bali diminta tidak menitipkan jenazah di rumah sakit hingga berhari-hari. Penitipan jenazah paling lama dua hari untuk mencegah penumpukan mayat di rumah sakit.

Imbauan itu disampaikan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali melalui Surat bernomor 078/PHDI-Bali/VIII/2021 tertanggal 13 Agustus 2021. Tujuan surat tersebut untuk membantu rumah sakit mengatasi penumpukan jenazah. 

"Beberapa rumah sakit jumlah jenazahnya sudah melampaui kapasitas penyimpanan yang dimiliki dan terjadi penumpukan," ujar ketua PHDI Bali, I Gusti Ngurah Sudiana, Minggu (15/8/2021).

RSUD Wangaya mendirikan tenda darurat akibat penumpukan jenazah. (Foto: iNews/Indira Arri)
RSUD Wangaya mendirikan tenda darurat akibat penumpukan jenazah. (Foto: iNews/Indira Arri)

Melalui surat tersebut, PHDI meminta Gubernur Bali agar memberikan instruksi kepada pihak rumah sakit yang beroperasi di wilayah Bali supaya dalam menerima penitipan jenazah umat Hindu dibatasi paling lama dua hari.

Untuk warga Bali yang keluarganya meninggal karena Covid-19, agar mengikhlaskan pemakaman atau kremasi kepada petugas kesehatan berdasarkan protokol Covid-19.

"Tentunya dengan pemberitahuan kepada pihak keluarga dan didampingi keluarga," kata Sudiana dikutip dari surat tersebut.

Editor : Reza Yunanto

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: