Pelabuhan Gilimanuk Ditutup 24 Jam Selama Nyepi

Okezone.com ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 00:05 WIB
Pelabuhan Gilimanuk Ditutup 24 Jam Selama Nyepi
Pelabuhan Gilimanuk (dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id  - Pelabuhan Gilimanuk Ditutup 24 Jam Gilimanuk, Bali  ditutup pagi ini, Rabu (25/3/2020) mulai pukul 06.00 WITA. Pelabuhan akan kembali melayani penyeberangan ke Pulau Jawa dan sebaliknya pada Kamis (26/3/2020) pukul 06.00 WITA. 

Penutupan selama 24 jam itu untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi

Penghentian sementara operasional penyeberangan ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: 3.1/12855/PK/BKD tanggal 3 Oktober 2019 perihal Hari Raya Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Suci Hindu di Bali 2020.

"Penutupan selama sehari semalam ini merupakan kesepakatan bersama ASDP Indonesia Ferry bersama dengan instansi terkait," kata GM ASDP Cabang Ketapang Fahmi Alweni, Selasa (24/3/2020).

Selama penutupan itu, praktis kapal-kapal penyeberangan yang beroperasi dari Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk tidak beroperasi.

Pengguna jasa penyeberangan seperti kendaraan pengangkut logistik agar menyesuaikan dengan penutupan ini.

“Agar mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin, baik sebelum maupun sesudah penutupan sementara ini dilakukan. Khususnya bagi kendaraan pengangkut logistik,” katanya.

Kapal terakhir dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Ketapang, Banyuwangi pada Rabu 25 Maret pukul 05.00 WITA atau 04.00 WIB.

Sedangkan kapal terakhir diberangkatkan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali pada Selasa 24 Maret pukul 23.00 WIB atau 00.00 WITA.

Penyeberangan akan kembali beroperasi normal pada Kamis 26 Maret.

Kapal pertama diberangkatkan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk pada Kamis 26 Maret pukul 04.00 WIB atau 05.00 WITA.

Sedangkan kapal pertama diberangkatkan dari Pelabuhan Padangbai pada Kamis 26 Maret pukul 09.00 WITA atau 08.00 WIB.

ASDP memastikan kapasitas kapal yang melayani memadai dengan jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 32 unit dari total 56 unit kapal yang ada di lintasan Ketapang-Gilimanuk.


Editor : Reza Yunanto