Buruh Bangunan Tewas Ditembak Rekan, Polisi Sita Senapan Angin

Antara ยท Selasa, 21 April 2020 - 13:58 WITA
Buruh Bangunan Tewas Ditembak Rekan, Polisi Sita Senapan Angin
Polisi menyita senapan angin yang digunakan pelaku untuk menembak korban. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id - Polisi menyita senapan angin yang menewaskan Ahmad Jani (26), seorang buruh bangunan di Bali. Senapan angin tersebut sehari-hari dipakai untuk hiburan menembak burung.

Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Oka Bawa menuturkan, senapan angin tersebut jenis senapan angin pompa dengan peluru kaliber 4,5 mm. Pelaku penembakan bernama Amsari (18) yang menggunakan senapan angin itu untuk menembak korban hingga tewas.

Senapan itu sejatinya milik Rahman (30), rekan korban sesama buruh bangunan. Menurut keterangan Rahman, senapan itu dipakai untuk hiburan menembak burung di kala senggang.

Pada saat kejadian, Minggu (19/4/2020) siang sekitar pukul 12.300 WITA, korban dan seorang buruh lain berinisial IH sedang duduk-duduk santai dan melihat burung.

Lalu IH mengambil senapan angin milik Rahman dan melepaskan tembakan ke arah burung.

"Tapi, belum sempat tertembak, burung tersebut sudah terbang," katanya.

Kemudian IH mengarahkan tembakannya ke arah pohon kelapa, namun kali ini senapan tersebut macet.

"Selanjutnya senapan tersebut diletakkan di atas meja di belakang kantor desa," ujarnya.

Selanjutnya, saat IH duduk di depan teras kantor desa, pelaku datang dan bertanya apakah senapan yang dipakai tadi ada pelurunya.

IH menjawab, senapan itu berisi peluru namun macet. Lalu pelaku tiba-tiba berujar kepada IH agar tak mengatakan kepada orang lain kalau dia menembakkan senapan itu kepada korban.

Pelaku lalu kembali bekerja. Sementara saksi IH yang kaget dengan pengakuan pelaku lalu menolong korban dan membawa ke rumah sakit.

"Sedangkan saksi dan rekan kerja lainnya membawa korban menuju puskesmas petang dan dirujuk ke Rumah Sakit Mangusada, Badung," ujarnya.

Hingga kini personel Polres Badung masih memburu pelaku. Motif penembakan yang dilakukan pelaku juga belum diketahui.

"Motif penembakan saat ini belum diketahui. Pelaku masih dalam proses pengejaran," katanya.


Editor : Reza Yunanto