Vaksinasi Covid-19 di Bali Bisa Molor karena Blokade Negara Produsen Vaksin

Taufik Fajar · Kamis, 08 April 2021 - 13:47:00 WITA
Vaksinasi Covid-19 di Bali Bisa Molor karena Blokade Negara Produsen Vaksin
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Vaksinasi Covid-19 di Bali terancam molor dari target awal. Negara produsen vaksin Covid-19 melakukan blokade pengiriman vaksin termasuk ke Indonesia.

Hal itu diungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut memperkirakan adanya keterlambatan dua bulan untuk menyelesaikan target vaksinasi Covid-19 warga Bali. 

"Jadi saya secara khusus sudah meminta kepada Menkes untuk melakukan percepatan vaksinasi di Bali. Akan tetapi akibat adanya blokade dari beberapa negara produsen vaksin, mengakibatkan keterlambatan dua bulan dari rencana awal," ujar Luhut dalam acara Bali Economic and Investor Forum 2021, Kamis (8/4/2021).

Dia menjelaskan, vaksinasi untuk warga Bali sangat dibutuhkan untuk membentuk herd immunity. Percepatan vaksinasi Covid-19 diyakini merupakan salah satu kunci pemulihan ekonomi Bali dalam jangka pendek.

"Dan Bali sendiri sudah mengalami kontraksi yang cukup dalam di tahun 2020, yakni minus 0,3 persen. Penyebabnya adalah ketergantungan Bali yang sangat besar terhadap sektor pariwisata," katanya.

Sebelumnya, pemerintah berencana memberikan 1,5 juta dosis vaksin AstraZeneca dalam waktu dekat ke Provinsi Bali. Tepatnya antara bulan Maret atau April 2021.

"Jadi saya baru saja mendapat kabar dari Jakarta, kami akan berbicara kepada Gubernur terkait vaksin AstraZeneca akan lebih banyak untuk Bali. Jadi kami harap Bali bisa memperoleh 1,5 juta vaksin. Harapannya di bulan ini atau bulan depan," ucapnya.

Editor : Reza Yunanto