Tak Pilih Lockdown, Jokowi Beralasan Tiap Negara Punya Karakter Berbeda

Felldy Utama ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 12:12 WIB
Tak Pilih Lockdown, Jokowi Beralasan Tiap Negara Punya Karakter Berbeda
Presiden Joko Widodo (Foto Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tidak mengambil opsi karantina wilayah atau lockdown dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19). Lockdown dinilai tidak sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas dengan tema "Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur Menghadapi Pandemik Covid-19" melalui konferensi video, Selasa (24/3/2020).

Menurut Jokowi, setiap negara memiliki karakter budaya yang berbeda-beda, sehingga tidak semua negara cocok menerapkan lockdown.

"Kemudian kenapa ada yang bertanya kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan? Perlu saya sampaikan setiap negara memiliki karakter, budaya, kedisplinan yang berbeda-beda, oleh itu kita tidak memilih jalan itu," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan telah mempelajari berbagai hal dari negara-negara yang menerapkan lockdown. Semua perkembangan dari hari ke hari di negara tersebut terus dipantau melalui duta besar setempat.

"Sudah saya pelajari, saya memiliki analisis-analisis seperti itu dari semua negara, saya memiliki semuanya, kebijakannya seperti apa semua dari Kementerian Luar Negeri, dari duta besar-duta besar yang ada terus kita pantau setiap hari," kata dia.

Menurut dia, apa yang cocok diterapkan di Indonesia adalah menjaga jarak fisik antar-individu masyarakat alias physical distancing.

"Jadi yang paling pas di negara kita physical distancing menjaga jarak aman. Kalau hal itu bisa kita lakukan, saya yakin kita bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini," kata dia.

Namun upaya menjaga jarak antarindividu ini membutuhkan kedisplinan kuat dan ketegasan.

“Jangan sampai yang sudah diisolasi, saya baca sebuah berita, sudah diisolasi masih membantu tetangganya yang mau hajatan,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.


Editor : Reza Yunanto