Ribuan Turis Overstay di Bali, WN China Paling Banyak

Antara ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 10:48 WIB
Ribuan Turis Overstay di Bali, WN China Paling Banyak
Ribuan warga negara China mengajukan izin perpanjangan tinggal (overstay) di Imigrasi Bali. (Foto: iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id - Warga negara asing (WNA) di Bali yang mengajukan perpanjangan izin tinggal (overstay) karena alasan darurat terus bertambah. Paling banyak berasal dari China.

"Sesuai dengan rekapitulasi pengajuan izin tinggal keadaan terpaksa dilihat dari negaranya terbanyak dari China," kata Kasubag Humas Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma di Denpasar, Selasa (24/2/2020)

Dia menambahkan, WN China yang mengajukan overstay sebanyak 1.469 orang yang tercatat sejak 5 Februari sampai dengan 22 Maret 2020.

Sedangkan dua negara lain yang mendominasi pengajuan izin tinggal keadaan terpaksa sesuai dengan Permenkumham nomor 3, Permenkumham nomor 7 dan Permenkumham nomor 8 tahun 2020, adalah Rusia berjumlah 69 orang dan Ukraina sebanyak 54 orang.

Dia menjelaskan, apabila dihitung berdasarkan masing-masing data dari Kantor Imigrasi, sejak 5 Februari sampai 22 Maret 2020 untuk Imigrasi Klas I TPI Ngurah Rai tercatat sebanyak 1.173 orang yang mengajukan overstay.

Berikutnya Kantor Imigrasi Klas I TPI Denpasar sebanyak 552 orang, dan Kantor Imigrasi Klas IIA TPI Singaraja ada 105 orang.

"Dengan total keseluruhan 1.830 pengajuan izin tinggal darurat," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto