Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah 6 Kasus, 4 Orang Berasal dari Desa Bondalem

dewi umaryati ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 20:07 WIB
Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah 6 Kasus, 4 Orang Berasal dari Desa Bondalem
RS Pratama Giri Emas di Buleleng sebagai rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 (foto: Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.id - Pasien positif terjangkit virus corona di Kabupaten Buleleng, Bali bertambah enam orang. Empat orang di antaranya berasal dari Desa Bondalem yang sebelumnya sempat diisolasi.

"Enam pasien terkonfirmasi positif tersebut berasal dari Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Gerokgak," kata Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Jumat (29/5/2020).

Suyasa menjelaskan, empat orang pasien positif dari Kecamatan Tejakula itu berasal dari Desa Bondalem. Desa ini sempat diisolasi selama 14 hari karena ditemukan kasus transmisi lokal yang mengkhawatirkan.

Keempat pasien itu teregister sebagai PDP 74, PDP 76, PDP 77, dan PDP 78. Kemudian dua pasien positif lainnya yaitu PDP 75 dan PDP 79 berasal dari Kecamatan Gerokgak.

Menurut Suayasa, enam pasien ini awalnya hasil tracing dari orang-orang yang pernah kontak langsung dengan PDP 61 yang sudah lebih dulu dinyatakan positif terjangkit corona.

"Dan ini merupakan kontak erat dengan PDP yang terkait PDP 61. Kemudian PDP 61 ini kontak PDP lain. Semuanya bagian dari PDP 61,” ujarnya.

Pria yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng ini menambahkan, penambahan kasus positif pada hari ini juga diimbangi dengan pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona.

Hingga Jumat (29/5/2020) sore, ada penambahan enam pasien yang dinyatakan sembuh. Mereka yaitu PDP 32, PDP 48, PDP 52, PDP 55, PDP 61, PDP 65 dan PDP 67.

"Jumlah pasien sembuh dengan pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 berimbang. Saat ini kami masih punya dua pasien yang dirawat," ujarnya.

Suyasa mengatakan, dua orang yang masih dirawat itu yakni PDP 26 yang dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas, dan PDP 37 yang dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.

Menurutnya, penambahan kasus positif karena transmisi lokal di Buleleng ini menandakan masih ada warga yang belum mematuhi imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Suyasa mengimbau agar warga Buleleng mematuhi imbauan tersebut untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Buleleng.

"Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, serta jaga kerak ketika berinteraksi dengan siapa pun," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto