Pasar Galiran Ditutup, 1.700 Pedagang Akan Rapid Test

dewi umaryati ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 17:47 WIB
Pasar Galiran Ditutup, 1.700 Pedagang Akan Rapid Test
Pasar Kumbasari di Denpasar Ditutup setelah 18 pedagang dinyatakan positif Covid-19. (Foto: iNews.id/Muhammad Muhyiddin)

KLUNGKUNG, iNews.id - Penutupan Pasar Galiran di Kabupaten Klungkung, Bali diikuti dengan rapid test massal. Sebanyak 1.700 pedagang di pasar tersebut akan mengikuti rapid test untuk mengetahui bila ada yang terjangkit Covid-19.

"Langkah yang paling penting kita juga akan lakukan rapid test massal di pasar," kata Bupati Klungkung I Nyoman Suwitra, Jumat (19/6/2020).

Suwitra menjelaskan, 1.700 pedagang yang akan mengikuti rapid test itu terbagi dalam tiga gelombang. Tiap gelombang diikuti 500 pedagang. Sedangkan 200 pedagang sisanya sudah lebih dulu mengikuti rapid test.

"Rapid ini diberlakukan kepada seluruh para pedagang tetap," ujarnya.

Suwitra menjelaskan, untuk pedagang yang tidak tetap yang biasanya membawa mobil untuk berjualan di sekitar pasar, atau berasal dari luar Klungkung, tidak akan diikutkan dalam rapid test ini.

Suwitra menambahkan, seluruh pedagang tetap Pasar Galiran agar mengikuti rapid test. Sebab, hasil rapid test diperlukan untuk bisa berjualan kembali di pasar.

"Khususnya para pedagang tetap, jika tidak memiliki surat keterangan rapid termasuk pedagang dari luar Kabupaten Klungkung, kita tidak akan memberikan jualan di pasar," tuturnya.

Sebelumnya, Suwitra memutuskan menutup Pasar Galiran selama tiga hari mulai 22 Juni hingga 24 Juni 2020. Selama penutupan itu, pasar akan disemprot disinfektan tiap hari dan dilakukan penataan lokasi berjualan.

"Sehingga ketika kita kembali nantinya membuka normal pasar itu antarpenjual dengan pembeli jaraknya bisa terjaga dengan baik," katanya.


Editor : Reza Yunanto