Pasar Jadi Klaster Penyebaran Covid-19, Lapak Pedagang di Denpasar Disekat Plastik

Muhammad Muhyiddin · Jumat, 19 Juni 2020 - 13:47 WIB
Pasar Jadi Klaster Penyebaran Covid-19, Lapak Pedagang di Denpasar Disekat Plastik
Lapak pedagang di Pasar Cokroaminoto, Denpasar disekat plastik. (Foto: iNews.id/Muhammad Muhyiddin)

DENPASAR, iNews.id - Perumda Pasar Sewakadharma melakukan penyekatan lapak pedagang di sejumlah pasar tradisional di Denpasar, Bali. Tindakan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) yang terus meningkat dari klaster pasar.

Salah satu pasar yang mulai menerapkan penyekatan yakni Pasar Cokroaminoto. Pasar ini dipenuhi pedagang bahan pangan seperti sayuran, daging, dan buah-buahan.

Perumda Pasar Sewakadharma menerapkan penyekatan dengan menata jarak antarlapak agar tidak terlalu berdekatan. Selain itu, tiap lapak juga dipasangi plastik yang membentang menutupi sisi luar lapak pedagang, untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19 dari droplet atau cipratan cairan.

"Ini nanti semua pasar akan kita pasang plastik tiap pedagang," kata Dirut Perumda Pasar Sewaka Dharma, Ida Bagus Kompyang Wiranata di Denpasar, Jumat (19/6/2020).

Sebelumnya, tiga pasar tradisional di Denpasar dinyatakan sebagai klaster baru penyebaran Covid-19. Ketiga pasar tersebut yaitu Pasar Kumbasari, Pasar Badung, dan Pasar Gunung Agung.

Pasar Kumbasari sempat ditutup selama beberapa hari setelah 18 orang pedagang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.


Editor : Reza Yunanto