Menyerahkan Diri, Suryady Terpidana Pemalsuan Surat Vila di Bali Dieksekusi ke Rutan Gianyar

dewi umaryati ยท Selasa, 19 Januari 2021 - 08:50:00 WITA
Menyerahkan Diri, Suryady Terpidana Pemalsuan Surat Vila di Bali Dieksekusi ke Rutan Gianyar
Suryady alias Suryady Azis dieksekusi ke Rutan Gianyar, Bali, Senin (18/1/2021) malam. (Foto: Kejati Bali)

DENPASAR, iNews.id- Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar langsung mengeksekusi Suryady Alias Suryady Azis (38), terpidana pemalsuan surat jual beli vila di Bali senilai Rp38 miliar. Suryady dieksekusi ke Rumah Tahanan (Rutan) Gianyar.

"Sekira pukul 19.00 Wita, terpidana Suryady alias Suryady Azis dengan didampingi Penasihat Hukumnya tiba di Rutan Gianyar dan langsung dilaksanakan eksekusi Putusan Mahkamah Agung RI No 544/K/Pid/2020 tanggal 30 Juni 2020," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Bali, A Luga Harlianto di Denpasar, Selasa (19/1/2021).

Luga mengatakan, penyerahan diri Suryady berawal dari koordinasi antara Kejaksaan Agung dengan penasehat hukumnya. Kemudian penasehat hukum Suryady menginformasikan kepada kliennya yang berada di Singapura.

Atas informasi tersebut, Suryady berinisiatif menyerahkan diri. Pada Senin (18/1/2021) dia berangkat dari Singapura menuju Bali dengan terlebih dahulu transit di Jakarta.

"Sekira pukul 18.30, penasihat hukum Terpidana Suryady alias Suryady Azis menghubungi Kasi Pidum Kejari Gianyar dan menyampaikan bahwa Terpidana Suryady alias Suryady Azis akan menyerahkan diri ke Rutan Gianyar," ujar Luga.

Setibanya di Bali, Suryady ditemani penasehat hukumnya langsung menuju Rutan Gianyar untuk menyerahkan diri. Sebelum dieksekusi, Suryady menjalani tes swab dan dinyatakan negatif Covid-19.

Dengan penyerahan diri Suryady, semua DPO dalam kasus pemalsuan surat jual beli vila di Bali ini yang berjumlah lima orang telah ditahan di Rutan Gianyar.

Sebelumnya, kejaksaan menangkap tiga orang yakni Tri Endang Astuti dan suaminya Asral yang ditangkap di Batam, dan satu orang bernama I Hendro Nugroho Prawiro Hartono ditangkap di Tangerang. Sedangkan satu orang yakni Hartono menyerahkan diri ke Rutan Gianyar. 

Editor : Reza Yunanto