Komplotan Pencuri Mesin Traktor di Bali Ditangkap, Hasil Curian Dijual ke Jawa Timur

Bagus Alit ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 14:32 WIB
Komplotan Pencuri Mesin Traktor di Bali Ditangkap, Hasil Curian Dijual ke Jawa Timur
Polres Badung menangkap komplotan pencuri puluhan mesin traktor di Bali. (iNews.id/Bagus Alit)

BADUNG, iNews.id - Polisi menangkap tiga orang komplotan pencuri traktor yang beraksi di sejumlah wilayah di Bali. Pelaku ternyata sudah beraksi sejak 2017 dan menggondol puluhan mesin traktor.

Tiga pelaku yang diamankan yakni Abdullah (43), Ahmad (37) dan Andika (33) yang ketiganya merupakan warga Jawa Timur.

"Mereka ini pemain lama. Para tersangka melakukan pencurian traktor di wilayah Badung, Gianyar, Tabanan, Klungkung, dan Jembrana," kata Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi di Mapolres Badung, Rabu (29/7/2020).

Dia menjelaskan, sebelum melakukan pencurian, ketiga pelaku terlebih dahulu melakukan survei di di lokasi traktor yang ingin dicuri. Selanjutnya traktor yang sudah ditargetkan tersebut dibongkar lalu diambil mesinnya untuk dijual ke penadah di Probolinggo, Jawa Timur.

"Mobil yang digunakan para pelaku itu sering digunakan menuju Jawa (Desa Kraksan, Probolingo, Jatim) dengan tujuan untuk menjual dua mesin traktor yang telah dicuri," katanya.

Perbuatan komplotan ini terungkap ketika aksinya menggondol mesin traktor di Desa Darmasaba, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Usai mencuri mesin traktor pada Jumat (17/7/2020), ketiganya tiba di Desa Kraksan, Probolingo pada esok harinya, Sabtu (18/7/2020) dan menjual dua mesin traktor seharga Rp6 juta dan Rp1,5 juta.

Uang hasil penjualan mesin traktor tersebut kemudian dibagi oleh para pelaku dan masing-masing memperoleh Rp2,3 juta.

"Sisa uang penjualan digunakan untuk membayar sewa mobil di Probolinggo sebesar Rp300.000 dan biaya kembali ke Bali," tuturnya.

Pencurian traktor berlanjut pada 22 Juli 2020, sekitar pukul 20.00 Wita. Para pelaku menyasar wilayah Tabanan dan mencuri dua mesin traktor, kemudian pukul 24.00 Wita mereka menuju Pejeng, Kabupaten Gianyar dan mencuri satu mesin traktor.

Pada 23 Juli 2020, pukul 01.00 Wita para pelaku melakukan pencurian satu mesin traktor di wilayah Tampaksiring, Gianyar. Namun kali ini, aksi komplotan ini berhasil ditangkap saat melintas di perbatasan Tabanan.

"Para pelaku belum sempat kabur ke Jawa, namun saat mereka mau pulang ke Jawa, tim kami sudah menangkap mereka di wilayah Tabanan," ucapnya.

Kepada polisi, ketiga pelaku mengaku sudah sejak 2017 mencuri mesin traktor. Untuk tahun ini saja, komplotan ini mengaku sudah menggasak 12 mesin traktor. Di antaranya yakni traktor-traktor yang ditinggalkan di sawah dan merupakan bantuan dari pemerintah.

Puluhan mesin traktor tersebut dibawa ke Pulau Jawa untuk dijual kepada penadah di Jawa Timur yang biasanya dijual kembali ke petani hingga nelayan yang akan dijadikan sebagai mesin pompa atau mesin kapal motor laut.

"Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto