Dirut RSUP Sanglah Pastikan Staf Lab Mikrobiologi Tidak Terpapar Covid-19 di Rumah Sakit

dewi umaryati ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 20:07 WIB
Dirut RSUP Sanglah Pastikan Staf Lab Mikrobiologi Tidak Terpapar Covid-19 di Rumah Sakit
Ruang Nusa Indah RSUP Sanglah Denpasar digunakan sebagai ruang isolasi pasien Covid-19

DENPASAR, iNews.id – Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, I Wayan Sudana memastikan, seorang staf administrasi perempuan yang bertugas di Laboratorium Mikrobiologi, tidak terpapar Covid-19 dari lingkungan rumah sakit. Dari 54 rekan kerjanya yang kontak langsung dengan pasien ini, telah dites swab dan hasilnya negatif Covid-19.

Hal ini diungkapkan Sudana, saat dikonfirmasi usai menjadi narasumber dalam dialog di program iNews Bali, Kamis (21/5/2020). “Terus terang saya khawatir betul jika sampai terjadi penularan di rumah sakit,” kata Sudana.

Dengan hasil tes swab menunjukkan negatif Covid-19, Sudana memastikan staf laboratorium ini tidak tertular di rumah sakit. “Saya sudah mendapat informasi, bahwa yang bersangkutan sempat cuti untuk menggelar upacara adat,” kata Sudana.

Menurut Sudana, staf laboratorium ini usai cuti tetap masuk kerja kemudian mengeluhkan stamina tubuhnya menurun. Pihak rumah sakit kemudian mengambil sampel swab, dan diketahui hasilnya positif Covid-19.

“Saya juga saat itu minta agar dilakukan tracing di lingkungan rumah sakit, dan lingkungan rumah pasien, bekerja sama dengan gugus tugas di provinsi,” katanya.

Dari lingkungan rumah sakit ada 54 orang yang diswab dan seluruhnya menunjukkan hasil negatif. Sudana meminta agar kasus ini ditelusuri bahwa transmisi lokal itu tidak terjadi di rumah sakit.

Sementara itu, terkait putri pasien yang berusia 10 tahun juga terpapar virus corona, saat ini juga telah diisolasi di ruangan yang sama dengan sang ibu. Keduanya kini dirawat di Ruang Nusa Indah, khusus untuk merawat dan mengisolasi pasien Covid-19.

Terkait pasien anak-anak yang terpapar Covid-19, Sudana menjelaskan tidak membedakan standar pokok pengobatan. Hanya yang membedakan antara pasien dewasa dan anak-anak, dari munculnya gejala.

“Kita sudah menyiapkan dokter spesialis anak yang konsultan paru,” kata Sudana.

Sampai saat ini, RSUP Sanglah Denpasar masih merawat 27 orang. Sebanyak 18 orang dirawat di Ruang Nusa Indah; 8 orang di Ruang Mawar; dan ada satu di Ruang Kamboja. “Selain tiga ruangan tadi, kita juga sedang mempersiapkan Ruangan Lely yang saat ini dalam tahap perbaikan,” ucapnya.


Editor : Dewi Umaryati