7 Kali Tes Swab Masih Positif, Pasien Covid-19 asal Buleleng Dirujuk ke RSUP Sanglah

Pande Wismaya ยท Sabtu, 09 Mei 2020 - 01:39:00 WITA
7 Kali Tes Swab Masih Positif, Pasien Covid-19 asal Buleleng Dirujuk ke RSUP Sanglah
Sejumlah pedagang Pasar Desa Bondalem, Kabupaten Buleleng, Bali, menjalani rapid test. (Foto: Dok iNews.id)

BULELENG, iNews.id – Satu lagi pasien positif Covid-19 asal Buleleng register 18 harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar. Tim medis merekomendasikan pasien berjenis kelamin perempuan usia 71 tahun ini dirawat setelah tujuh kali uji swab, hasilnya masih positif Covid-19.

Menurut Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa pasien register 18 ini dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar, karena perlu penanganan lebih intensif.

“Yang bersangkutan pasien register 18 ini usianya sudah lanjut dan ada penyakit penyerta, yaitu jantung,” kata Suyasa, saat menggelar jumpa pers di Buleleng, Jumat (8/5/2020).

Pasien dengan usia lanjut perlu mendapat perhatian serius. Selain memiliki penyakit bawaan, kondisinya juga cenderung lemas.

Saat ini, kasus positif Covid-19 di Buleleng sebanyak 42. Kasus didominasi rentang usia 31 sampai 40 tahun sebanyak 16 orang.

Untuk pasien positif berusia 11-20 tahun ada 2 orang; 21-30 tahun sebanyak 4 orang; 41-50 tahun sebanyak 11 orang. Kemudian, usia 51-60 tahun ada 5 orang; 61-70 tahun sebanyak 2 orang, pasien 71-80 tahun 1 orang, serta usia 81 tahun ke atas 1 orang.

“Pasien yang positif corona didominasi kaum perempuan sebanyak 27 orang dan yang laki-laki ada 15 orang,” kata Suyasa.

Sebelumnya, sudah ada empat pasien positif Covid-19 asal Buleleng telah lebih dulu dirujuk ke RSUP Sanglah karena daya tampung ruang isolasi di rumah sakit rujukan yang terbatas. Saat dirujuk ke Denpasar, kondisi pasien dalam keadaan baik dan stabil.

Sementara per hari ini, kasus positif di Kabupaten Buleleng bertambah dua sehingga 42 orang. Penambahan ini dari kasus transmisi lokal di Desa Bondalem. “Pasien sembuh juga bertambah dua orang menjadi 20 orang dan yang masih dirawat 22 orang,” katanya.

Kasus transmisi lokal di Desa Bondalem terus ditelusuri tim surveilans gugus tugas. Sebanyak 101 dari 160 orang hasil tracing telah diambil swab-nya pada Jumat. “Ini uji swab massal pertama kali setelah sebelumnya kita lakukan rapid test massal,” ucap Suyasa.

Dibanding rapid test, uji swab memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Sampel langsung dikirim ke laboratorium RSUP Sanglah di Denpasar. Harapannya pada Sabtu (9/5/2020) hasilnya sudah ada sehingga dapat dilakukan langkah selanjutnya untuk warga yang terkonfirmasi positif.

Editor : Dewi Umaryati