Cegah Transmisi Lokal di Bali Meluas, TNI Akan Turun ke Pasar

Antara ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 13:57 WIB
Cegah Transmisi Lokal di Bali Meluas, TNI Akan Turun ke Pasar
Danrem 163/Wira Satya Denpasar Brigjen Husein Sagaf. (Antara)

DENPASAR, iNews.id - Personel TNI akan dilibatkan mendisiplinkan warga Bali dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi menekan penularan Covid-19 melalui transmisi lokal di Bali.

Danrem 163/Wira Satya Denpasar, Brigjen TNI Husen Sagaf mengatakan, pelibatan TNI itu dilakukan dalam kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter). Lokasi Binter yang diutamakan yakni sentra-sentra kegiatan yang melibatkan orang dalam jumlah banyak terutama pasar tradisional.

"Kami akan menyasar wilayah-wilayah berdasarkan data terbesar penyebarannya di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Buleleng dan Bangli kemudian Klungkung dan diikuti Kabupaten lainnya," ujar Husein di Denpasar, Minggu (21/6/2020).

Dia menambahkan, untuk melaksanakan Binter itu, Korem telah berkoordinasi dengan Kodim di wilayah yang tercatat memiliki kasus transmisi lokal yang tinggi.

"Beberapa personel juga akan diturunkan, sesuai tim yang akan bekerja di lapangan. Tim terdiri atas unsur TNI, Polri, Satpol PP, pecalang, suka relawan, dan tim Gugus Tugas," katanya.

Dia mengatakan, Bali memiliki komunitas kekerabatan seperti Banjar, Desa Adat dan Desa Dinas beserta hukum adat.

Hal tersebut menurutnya akan lebih memudahkan untuk mengatur dan memberi pemahaman kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.

"Sebagai aparat komando kewilayahan (apkowil) maka tugas kita adalah untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang ada," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali menyatakan akan melibatkan TNI-Polri mengawasi penerapan protokol kesehatan di pasar.

"Dengan adanya TNI-Polri dapat diambil tindakan tegas bagi masyarakat yang belum patuh terhadap protokol kesehatan," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra di Denpasar beberapa hari lalu.


Editor : Reza Yunanto