2 Pasien di Jembrana Bali Sembuh dari Corona, Kasus Positif Tersisa 1 Orang

Antara ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 19:00 WIB
2 Pasien di Jembrana Bali Sembuh dari Corona, Kasus Positif Tersisa 1 Orang
ilustrasi kamar pasien positif Covid-19. (Foto: Istimewa)

JEMBRANA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali mengonfirmasi dua pasien positif terjangkit virus corona (Covid-19) yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Negara telah sembuh. Dengan kesembuhan dua pasien itu, RSU Negara saat ini tinggal merawat satu pasien positif saja.

"Hari ini dua pasien positif diperbolehkan pulang setelah dua kali hasil tes swab negatif. Dengan pulangnya dua pasien positif itu, RSU Negara masih merawat satu orang pasien positif Covid-19 saja," kata Bupati Jembrana I Putu Artha saat melepas kepulangan dua pasien tersebut, Selasa (19/5/2020).

Putu Artha mengatakan, dua pasien yang dinyatakan sembuh dari corona tersebut memiliki latar belakang sebagai pekerja migran. Seorang merupakan warga Dewa Perancak, dan seorang lagi warga Desa Ekasari.

Dengan kesembuhan dua pasien tersebut, di Kabupaten Jembrana saat ini tersisa satu orang saja yang masih berstatus pasien positif.

Putu Artha mengatakan, angka kesembuhan di Kabupaten Jembrana saat ini mencapai 91 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan angka kesembuhan di Provinsi Bali yang mencapai 71 persen.

Putu Artha menyampaikan terima kasih kepada petugas medis yang telah bekerja keras merawat pasien sehingga prosentase kesembuhan penderita Covid-19 di Kabupaten Jembrana mencapai 91 persen.

"Kita tidak boleh lengah dengan mengabaikan protokol kesehatan menghadapi Covid-19, meski hampir seluruh warga yang terinfeksi virus itu sembuh," katanya.

Salah seorang pasien Covid-19 yang sembuh mengatakan dia seorang pekerja migran yang pulang dari Amerika Serikat. Dia sempat transit di Spanyol dan Jakarta sebelum tiba di Bandara Ngurah Rai.

Saat di Bali, dia menjalani rapid test dengan hasil negatif. Namun, sesampainya di rumah di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana ia melakukan karantina mandiri. Hingga pada saat mengikuti rapid test kedua dinyatakan reaktif, dan dilanjutkan swab test yang juga menunjukkan hasil positif.

"Sehingga saya langsung menjalani isolasi di RSU Negara, hingga sekarang diperbolehkan pulang setelah dua kali tes swab negatif," katanya.


Editor : Reza Yunanto