Sempat Pulang Kampung ke Desa Bondalem, Warga Denpasar Positif Covid-19

dewi umaryati ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 08:51 WIB
Sempat Pulang Kampung ke Desa Bondalem, Warga Denpasar Positif Covid-19
Ilustrasi penjemputan warga Denpasar berstatus ODP (Foto: Sindonews.com)

DENPASAR, iNews.id - Seorang warga Denpasar, Bali dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19). Warga tersebut diketahui sempat pulang kampung ke Desa Bondalem, Kabupaten Buleleng yang sempat diisolasi karena kasus transmisi lokal.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai mengatakan, warga tersebut sehari-hari memang berdomisili di Desa Kesiman Kertalangu. Namun, dia berasal dari Desa Bondalem.

"Berasal dari Bondalem, Buleleng dan sempat pulang kampung," katanya dalam keterangan yang disampaikan kepada media, Selasa (19/5/2020).

Menurut informasi, warga yang positif ini pulang kampung ke Desa Bondalem sekitar tiga pekan yang lalu.

Pada saat itu, wilayah tersebut sedang menjadi perhatian khusus lantaran terjadi penyebaran Covid-19 karena transmisi lokal yang membuat desa tersebut diisolasi selama 14 hari.

Dengan kasus ini, Pemerintah Kota Denpasar akan mengetatkan pengawasan orang yang masuk ke Denpasar. Dia juga mengingatkan warga Denpasar untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Inilah mengapa pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) menjadi penting," ujarnya.

Selain kasus tersebut, ada empat kasus positif lain yang juga berasal dari Denpasar. Keempatnya pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru tiba di Bali.

Keempat PMI ini belum sempat pulang ke rumah. Saat penjemputan langsung menuju tempat karantina bagi PMI yang baru tiba di Bali.

Dia mengatakan, kelima kasus positif terbaru tersebut saat ini sudah berada dalam perawatan.

"Saat ini sudah ditangani untuk menjalani perawatan di Bapelkesmas dan RSPTN Udayana," ujarnya.

Dengan penambahan lima kasus positif tersebut, total pasien positif terjangkit corona di Denpasar menjadi 70 orang. Sedangkan pasien sembuh berjumlah 52 orang, dan meninggal dunia 2 orang. Pasien yang menjalani peraawatan berjumlah 16 orang.


Editor : Reza Yunanto