Viral Dugaan Penyekapan di Bali, Ini Kata Kuasa Hukum Muhaji

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 09 Oktober 2020 - 23:32 WITA
Viral Dugaan Penyekapan di Bali, Ini Kata Kuasa Hukum Muhaji
Warga Denpasar, Bali melaporkan pemasangan plang di rumahnya ke Polda Bali, Jumat (2/2/2020). (iNews.id/Dewi Umaryati)

DENPASAR, iNews.id - Anggota Babinminvetcaddam IX/Udayana Pelda Muhaji merespons informasi tentang dugaan penyekapan terkait sengketa tanah yang melibatkannya. Kabar tentang penyekapan di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar Selatan, Bali tersebut diklaimnya tidak benar.

Penegasan Muhaji disampaikan melalui kuasa hukumnya, Togar Situmorang. Togar menuturkan, lahan di Jalan Batas Dukuh Sari merupakan milik kliennya yang dibeli pada 2018.

“Tindakan klien kami dengan melakukan pemasangan papan pemberitahuan sudah diketahui sebelumnya sehingga tuduhan penyekapan tidak berdasar,” kata Togar dalam somasi terbuka kepada media massa, Jumat (9/10/2020).

Untuk diketahui, sengketa tanah ini viral di dunia maya setelah Hendra menyebut dirinya menjadi korban penyekapan. Ini karena Muhaji memasang papan di rumah yang ditempatinya.

Saat video itu beredar, iNews.id Bali telah berupaya mengonfirmasi kejadian kepada Togar. Namun dia tidak membalas meski telah dikirimkan pesan melalui aplikasi whatsapp. Konfirmasi selanjutnya dilakukan kepada Kodam IX/ Udayana, institusi tempat Muhaji berdinas.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto menepis kabar penyekapan tersebut. Dia juga mengonfirmasi Muhaji sebagai pemilik lahan tersebut.


Editor : Zen Teguh