Viral di Medsos, 4 Penganiaya Hewan di Bali hingga Mati Ditangkap

Antara ยท Senin, 29 Juni 2020 - 10:51 WITA
Viral di Medsos, 4 Penganiaya Hewan di Bali hingga Mati Ditangkap
Polisi menemukan lokasi pelaku membakar anjing hingga mati di Badung, Bali. (Foto: Humas Polresta Denpasar)

DENPASAR, iNews.id - Polisi menangkap empat pria penganiaya anjing hingga mati di Bali. Tindakan pelaku sempat viral di media sosial.

Kasubag Humas Polresta Denpasar, Iptu Sukadi mengatakan, keempat pelaku yang ditangkap yakni Gaudensius Harman (25), Adrianus Paput (25), Konradus Ariganti (24), dan Martinus Karbus Budi (27). Keempatnya ditangkap di indekos mereka di Jalan Raya ByPass, Badung.

"Para pelaku telah mengakui perbuatannya dan tidak melakukan perlawanan," kata Sukadi saat dihubungi, Minggu (28/6/2020).

Sukadi menuturkan perbuatan keempat pelaku itu terjadi pada Selasa (23/6/2020). Keempatnya mencuri anjing peliharaan milik warga bernama Dewi Rince di Perumahan Griya Nugraha, Kuta Selatan, Badung. Kejadian itu baru dilaporkan korban ke polisi pada Jumat (26/6/2020)

"Lalu korban ini menerima telepon dari adiknya yang mengatakan anjingnya dicuri oleh orang tak dikenal dengan cara dipukul dengan kayu balok. Kemudian, diambil dan dimasukkan kedalam karung," ujarnya.

Aksi pencurian itu direkam oleh tetangga depan rumah korban dan kemudian diunggah ke media sosial hingga viral.

Polisi kemudian meneliti video tersebut. Berdasarkan penelusuran nomor plat motor kendaraan pelaku yang terekam dalam video itu, polisi menemukan identitas pelaku dan melakukan penangkapan.

Kepada polisi, keempat pelaku mengakui perbuatannya. Keempatnya mengaku telah mencuri anjing korban, memukuli hingga tewas. Tak hanya itu, keempatnya juga menunjukkan lokasi di belakang kos tempat mereka membakar anjing tersebut.

"Di saat yang sama pelaku menunjukkan tempat membakar anjing yang dicurinya tepat di belakang kos tersebut," ujarnya.

Dia menambahkan, barang bukti yang disita berupa karung yang digunakan untuk membungkus bangkai anjing tersebut, kayu yang digunakan untuk memukul, dan sepeda motor yang digunakan pelaku.

"Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan dengan Pasal 302 KUHP tentang Penganiayaan Hewan," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto