Turis Rusia yang Tewas di Kolam Renang Diduga Sedang Belajar Pernapasan

Antara ยท Rabu, 22 Januari 2020 - 20:10 WITA
Turis Rusia yang Tewas di Kolam Renang Diduga Sedang Belajar Pernapasan
Ilustrasi korban tewas (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id – Turis asal Rusia, Vladimir Chausov yang ditemukan tewas di kolam renang di salah satu vila di Kuta, Bali diduga sedang belajar pernapasan. Sebelum tewas, dia diketahui memang sedang berlatih surfing.

"Dari keterangan saksi, kalau korban ini diketahui sedang mempraktekkan latihan pernapasan yang sudah diberikan oleh pelatih surfing,” kata Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus, usai dikonfirmasi di Denpasar, Rabu (22/1/2020).

Yusak mengatakan, korban juga sudah sering diperingatkan oleh rekannya kalau latihan pernapasan itu tidak boleh dilakukan di dalam kolam renang. Namun, korban tetap nekat melakukannya.

“Korban tidak memperdulikan peringatan itu," ujar Yusak.

BACA JUGA: Turis Rusia Ditemukan Tewas Saat Berenang di Vila Kuta Bali

BACA JUGA: Polisi Sebut Turis China Tewas di Nusa Penida Bali Abaikan Keselamatan saat Berfoto

Menurut Yusak, petugas yang memeriksa jasad korban tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban juga diketahui bukan peminum alkohol.

"Menurut saksi, korban ini juga tidak sering minum alkohol dalam porsi yang berlebihan," katanya.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh temannya, Aleksandr Gusliakov (29) yang saat itu menuju ke lantai bawah dan melihat korban sudah berada di dalam kolam renang dalam kondisi tidak bergerak.

Kemudian saksi mengangkat tubuh korban ke pinggir kolam. Saksi sempat memberikan pertolongan pernapasan dan meminta bantuan kepada para tetangga agar menghubungi tim medis.

Menurut infromasi, korban sudah menempati vila dengan sistem kontrak tersebut mulai 9 Desember 2019 dan memperpanjang setiap satu bulan sekali.

"Informasi yang kita peroleh dari pemilik rumah bernama Ariani Sastra, kalau korban sering berlatih pernafasan di dalam kolam renang dan surfing. Sebelumnya korban juga sempat menghubungi pemilik rumah untuk meminta plastik tempat sampah," katanya.

Saat ini, jasad korban telah berada di RSUP Sanglah Denpasar.


Editor : Reza Yunanto