Transmisi Lokal Covid-19 di Bali Capai 59 Persen, Sekda: Pasar Paling Berisiko

Antara ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 09:48 WIB
Transmisi Lokal Covid-19 di Bali Capai 59 Persen, Sekda: Pasar Paling Berisiko
Sekda Bali Dewa Made Indra (Foto: Pemprov Bali)

DENPASAR, iNews.id - Transmisi lokal kini menjadi penyumbang terbanyak kasus positif virus corona (Covid-19) di Bali. Pasar tradisional menjadi sorotan karena menyumbang kasus transmisi lokal terbanyak.

"Jika kita teliti lebih jauh transmisi lokal ini penyebarannya paling banyak terjadi di pasar, dan ini menimbulkan klaster baru yang sangat berisiko," kata Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra di Denpasar, Selasa (16/6/2020) malam.

Dewa Indra mengatakan, jumlah kasus transmisi lokal di Bali saat ini bertambah 22 orang. Dengan penambahan itu, persentase kasus transmisi lokal di Bali mencapai 59,08 persen dari total kasus positif.

Dewa Indra mengatakan, Untuk mencegah peningkatan transmisi lokal, Pemprov Bali melibatkan TNI-Polri mengawasi penerapan protokol kesehaan di pasar. Hal itu dilakukan karena pasar menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Bali.

"Dengan adanya TNI-Polri dapat diambil tindakan tegas bagi masyarakat yang belum patuh terhadap protokol kesehatan," kata pria yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali ini.

Terpisah, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara juga membenarkan kasus transmisi lokal cenderung meningkat di Denpasar. Menurutnya, sejak tanggal 5 Juni 2020 terjadi peningkatan transmisi lokal yang sangat signifikan di Kota Denpasar.

"Jika dipersentasekan jumlah transmisi lokal di Kota Denpasar mencapai 73 persen, dan hal tersebut didominasi dari penyebaran di pasar tradisional," katanya.


Editor : Reza Yunanto