Terungkap, Ini Alasan Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bali Melambat

Antara ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 18:35 WIB
Terungkap, Ini Alasan Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bali Melambat
ilustrasi pasien positif Covid-19 yang sembuh (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id - Angka kesembuhan pasien positif Covid-19 di Bali melambat. Salah satunya karena semakin banyaknya pasien positif yang tergolong lanjut usia (lansia).

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Bali, Dewa Made Indra mengungkapkan, pertambahan kasus positif di Bali belakangan ini didominasi oleh kaum lansia. Salah satunya dari klaster pasar yang menjadi penyumbang terbanyak kasus transmisi lokal dalam beberapa pekan terakhir.

"Pedagang-pedagang di pasar (positif Covid-19) itu pasti lansia. Lansia-lansia ini juga yang kini dirawat di rumah sakit," tuturnya di Denpasar, Selasa (30/6/2020).

Dewa Indra menambahkan, dengan semakin banyaknya pasien lanjut usia di Bali yang terpapar Covid-19, tingkat kesembuhan di Bali pun jadi melambat.

"Kalau menginfeksi yang muda-muda, imun kuat, antibodinya kuat, pasti cepat sembuh. Tetapi kalau yang mengenai kelompok manula, sembuhnya menjadi lama karena imunnya sudah lemah," tutur pria yang juga Sekretaris Daerah Bali ini.

Merujuk data yang dilansir Laporan Media Harian Covid-19 per Selasa (30/6/2020), total kasus positif di Bali 1.493 orang. Sedangkan kasus sembuh 798 orang, atau setara dengan 53 persen.

Sebelumnya, angka kesembuhan di Bali sempat mencapai 74 persen dan perncah tercatat sebagai yang tertinggi se-Indonesia.


Editor : Reza Yunanto