Tegas! Bendesa Adat di Bali Beri Sanksi Warga yang Langgar Aturan Pembatasan Sosial

Bagus Alit ยท Sabtu, 11 April 2020 - 13:11:00 WITA
Tegas! Bendesa Adat di Bali Beri Sanksi Warga yang Langgar Aturan Pembatasan Sosial
Warga Bali melanggar aturan pembatasan sosial dikenai sanksi adat. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id – Sebanyak 5 orang warga Desa Adat Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali mendapat sanksi adat dari Bendesa Adat. Kelima warga itu melanggar aturan terkait pencegahan virus corona (Covid-19).

Menurut informasi, kelima warga Desa Adat Jimbaran itu melanggar aturan pembatasan sosial dan pembatasan jam operasional pasar di wilayah itu.

Kelima warga tersebut sebelumnya telah mendapat peringatan tiga kali dari Satgas Covid-19 Desa Adat Jimbaran. Namun, peringatan itu tak diperdulikan.

“Sebelum diberi sanksi, kelima orang ini sudah diimbau, bahkan diperingatkan sebanyak tiga kali,” kata Bendesa Adat Jimbaran, Made Budiarta, Sabtu (11/4/2020).

 

Dia mengatakan, pembatasan sosial dan jam operasional usaha yang ditetapkan di Desa Adat Jimbaran merupakan bentuk realisasi instruksi Gubernur Bali dan Bupati Badung yang meminta warga mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan.

Apalagi saat ini Desa Adat Jimbaran telah ditetapkan sebagai zona merah karena di wilayah tersebut ada dua kasus pasien positif covid-19.

Sebagai bentuk sanksi, kelima warga itu diharuskan melakukan bersih-bersih selama dua jam tiap hari selama tiga hari berturut-turut di lingkungan Setra Agung Desa Adat Jimbaran.

Agar ada efek jera, kelima warga itu juga mengenakan kalung bertuliskan “Melanggar instruksi Bendesa Adat Jimbaran tentang covid-19.”

Hingga Sabtu (11/4/2020) pagi, jumlah kasus positif corona di Bali mencapai 75 orang. Sebanyak 19 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia. Masih ada 54 kasus aktif yang dirawat di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali.

Editor : Reza Yunanto