Tarif Tertinggi Tes Antigen Jawa-Bali Dipatok Rp99.000, Ini Alasan Pemerintah

Siska Permata Sari ยท Rabu, 01 September 2021 - 20:56:00 WITA
Tarif Tertinggi Tes Antigen Jawa-Bali Dipatok Rp99.000, Ini Alasan Pemerintah
Pemerintah menurunkan tarif rapid test antigen untuk wilayah Jawa-Bali Rp99.000. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menurunkan tarif rapid test antigen untuk wilayah Jawa-Bali. Tarif tertinggi yang ditetapkan yakni sebesar Rp99.000. Sedangkan tarif rapid test antigen untuk wilayah luar Jawa-Bali dipatok Rp109.000.

"Disepakati batas tarif tertinggi diturunkan menjadi Rp99.000 untuk Jawa-Bali serta Rp109.000 untuk luar Jawa-Bali," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemkes Abdul Kadir dalam konferensi pers Rabu (1/9/2021).

Abdul Kadir juga menyampaikan alasan pemerintah menurunkan tarif rapid test antigen. Saat ini, banyak alat antigen yang diproduksi dalam negeri.

"Alhamdulillah sekarang ini sudah begitu banyak antigen yang diproduksi di dalam negeri dan ini menjadi bahan pertimbangan kita,” ucapnya.

Dia mengatakan, antigen yang diproduksi dalam negeri tersebut turut berkontribusi pada penurunan harga di pasaran. Ini menciptakan kesepakatan untuk batasan tarif tertinggi pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) Antigen.

“Dengan demikian, dilakukan perhitungan ulang dengan mengacu kepada dasar harga yang berada dalam e-katalog,” ujarnya. 

Dia menambahkan Kemkes tidak membedakan harga antigen dalam negeri dan luar negeri.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Faisal. 

“Kita patut bersyukur sekarang ini sudah banyak antigen yang diproduksi dalam negeri oleh anak bangsa kita. Ini kemudian berkontribusi membuat harga antigen di pasar menjadi lebih bersaing,” tuturnya.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: