Sopir Travel Jawa-Bali Palsukan Surat Covid-19, Mengaku Dapat Contoh dari Internet

Sindonews.com ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 17:15 WIB
Sopir Travel Jawa-Bali Palsukan Surat Covid-19, Mengaku Dapat Contoh dari Internet
Pemeriksaan sopir travel di Pos Penyekatan Selabih, Kabupaten Tabanan, Bali. (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id - Kejaksaan Negeri Badung, Bali menangani kasus pemalsuan surat keterangan rapid test bebas Covid-19. Pelaku mengaku memalsukan surat berbekal contoh surat yang berada di internet.

"Kami menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dari kepolisian. Dengan begitu kasusnya akan segera disidangkan," kata Kasi Intel Kejari Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, Selasa (21/7/2020).

Dia menerangkan, pelaku adalah Aan Setiawan yang bekerja sebagai sopir travel Jawa-Bali. Pelaku ditangkap pada saat razia pengendara di Pos Covid-19 di Jalan Raya Mengwitani, Badung pada 20 Mei 2020 lalu.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku membuat surat rapid test palsu dengan mencontoh dari internet. Pelaku kemudian mencetak surat palsu tersebut dan membubuhkan stempel Puskesmas IV Denpasar Selatan.

Untuk selembar surat rapid test palsu itu, pelaku menjualnya seharga Rp250.000. Surat itu ditawarkan kepada penumpangnya yang hendak menyeberang dari Jawa ke Bali atau sebaliknya.

Barang bukti perkara ini, kata dia, beberapa lembar surat rapid test palsu, dan sebuah mobil travel jenis elf.

Terkait perkara ini, dia mengatakan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 263 ayat (1) KUHP tentang pemalsuan. Ancaman hukuman yang dihadapi maksimal enam tahun.


Editor : Reza Yunanto