Social Distancing di Bandara Ngurah Rai, Tiap Orang Jaga Jarak 1 Meter

Aris Wiyanto, Antara ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 14:58 WIB
Social Distancing di Bandara Ngurah Rai, Tiap Orang Jaga Jarak 1 Meter
Penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali menjaga jarak 1 meter. (Foto: iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.idBandara Ngurah Rai Bali menerapkan pembatasan sosial atau social distancing mulai Rabu (18/3/2020). Tiap orang dianjurkan menjaga jarak 1 meter.

"Social distancing ini telah mulai kami berlakukan di Bandara Ngurah Rai sejak Rabu kemarin," kata Humas Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Arie Ahsanurrohim, Kamis (19/3/2020).

Arie menuturkan, social distancing tersebut dimulai dengan menata kembali kursi tunggu yang digunakan pengguna jasa bandara. Penataan kursi tunggu agar pengunjung bandara yang duduk tidak berdekatan satu sama lain.

"Kami memberi jarak satu meter sehingga kalau ada penumpang yang sedang sakit tidak menularkan kepada orang yang duduk di sebelahnya," kata Arie.

Menurut Arie, pengelola bandara juga memasang stiker-stiker jarak antrean yang ditempel di area Security Check Point (SCP) bandara dan area boarding gate. Tujuan stiker agar para penumpang dapat membuat jarak ketika sedang melakukan antrean di bandara.

Sejumlah stiker foot mark juga ditempel di elevator atau lift untuk membatasi jarak dan jumlah maksimal orang yang dapat menggunakan lift dalam waktu yang bersamaan.

"Upaya-upaya penerapan konsep social distancing ini telah kami terapkan baik di Terminal Domestik maupun Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai," katanya.

Arie mengatakan, pada hari pertama penerapan social distancing, pengguna jasa bandara terlihat mulai mematuhi dan melaksanakan konsep social distancing tersebut dengan cukup baik.

"Namun hal tersebut kami tegaskan tidak mengganggu pelayanan bandara kepada para penumpang," ujarnya.

Arie menuturkan, kebijakan ini sejalan dengan imbauan Presiden Joko Widodo sebelumnya yang mengimbau untuk melakukan pembatasan sosial untuk mencegah penularan. Kebijakan ini, kata Arie, juga sejalan dengan Surat Edaran Menteri BUMN.

"Tujuannya jelas untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 atau penyakit lainnya yang dapat menular. Kami akan terus lakukan social distancing ini sampai situasi membaik dan program social distancing ini dicabut," katanya.


Editor : Reza Yunanto