Sebagian Isoter di Bali Sudah Tutup karena Kasus Covid-19 Berkurang 

Antara · Jumat, 12 November 2021 - 17:16:00 WITA
Sebagian Isoter di Bali Sudah Tutup karena Kasus Covid-19 Berkurang 
Aktivitas di fasilitad isolasi terpusat (isoter) Covid-19 di Buleleng. (Foto: iNews/Pande Wismaya)

DENPASAR, iNews.id - Sejumlah tempat isolasi terpusat (isoter) di Bali mulai tutup. Hal itu terjadi karena pasien Covid-19 yang semula menghuni isoter telah berkurang.

"Kasus mulai menunjukkan penurunan dan Bali sudah PPKM level 1," kata Kepala Kesdam IX Udayana Kolonel Ckm dr I Made Mardika di Denpasar, Bali, Jumat (12/11/2021).

Dia mengatakan, sejak Agustus 2021 Kodam IX Udayana telah menyiapkan tempat isoter di sejumlah wilayah, termasuk asrama, kampus hingga kompleks militer.

Dengan penurunan jumlah kasus Covid-19 di Bali, tempat isoter yang sifatnya darurat sudah mulai ditutup. Menurutnya isoter di seluruh kabupaten/kota di Bali sudah kosong lantaran tidak ada lagi pasien yang menjalani isolasi.

"Misalnya di Singaraja, kampus-kampus sudah ditutup karena angka Covid sudah turun dan semoga bisa terus seperti ini," katanya.

Kendati kasus Covid-19 melandai, dia mengingatkan agar masyarakat tak lengah dengan protokol kesehatan. Sedangkan kasus positif agar bersedia pindah ke isoter untuk mencegah penularang.

"Yang penting taat. Kalau kena Covid-19, ya isolasi di isoter. Lindungi diri sendiri dan lingkungan sekitar," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: