Rokani Ditemukan Tinggal Kerangka di Bali, Polisi Menduga Terkait Penemuan Tengkorak 4 Juli

Antara, Reza Yunanto ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 09:51 WITA
Rokani Ditemukan Tinggal Kerangka di Bali, Polisi Menduga Terkait Penemuan Tengkorak 4 Juli
Rokani (44), warga Tulungagung, Jawa Timur ditemukan tinggal kerangka tanpa tengkorak di Desa Sibang Gede, Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali. (Foto: Instagram Polres Badung)

BADUNG, iNews.id - Polres Badung, Bali melanjutkan penyelidikan penemuan kerangka tubuh Rokani. Polisi menduga, penemuan kerangka ini terkait dengan penemuan tengkorak pada 4 Juli 2020 lalu.

"Setelah dilakukan evakuasi di TKP, penemuan kerangka ini mungkin ada hubungan dengan penemuan kerangka kepala tengkorak sebelumnya pada tanggal 4 Juli 2020," kata Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Oka Bawa dikonfirmasi, Selasa (21/7/2020).

Dalam catatan iNews.id, pada 4 Juli 2020 lalu, polisi mendapat laporan penemuan tengkorak manusia di sekitar Pura Bias Aud di Banjar Batu Belig, Kabupaten Badung. 

Tengkorak tersebut sempat dibawa ke ke Rumah Sakit Mangusada, Badung. Namun berdasarkan kesepakatan dengan pemuka adat, tengkorak tersebut kemudian dilarung ke laut.

Kerangka tubuh Rokani ditemukan di Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (19/7/2020). Kerangka warga Tulungagung, Jawa Timur itu ditemukan tanpa tengkorak kepala di pinggir sungai.

Rokani diketahui merantau ke Bali untuk bekerja di proyek pembangunan yang berada di kawasan Ubud. Dia dilaporkan hilang oleh kerabatnya ke Polsek Ubud pada 9 Juni 2020 lalu, setelah beberapa kali tidak bisa dihubungi.

Rokani meninggalkan rumah pada 27 April 2020, setelah sebelumnya mengabarkan akan pulang kampung ke Tulungagung. Namun rencana pulang kampung batal meski sudah dibelikan tiket oleh bosnya.

"Korban meninggalkan rumah pada tanggal 27 April 2020 sekitar pukul 12.00 WITA, berencana pulang kampung dan bosnya yang akan membelikan tiket," ujar kerabat korban, Dyan Eko Saputra dikutip dari laman Polres Badung, Senin (20/7/2020).


Editor : Reza Yunanto