Remaja di Bali Hadapi Ancaman Penjara 7,5 Tahun karena Edarkan Sabu dan Ekstasi

Antara ยท Jumat, 27 Agustus 2021 - 10:55:00 WITA
Remaja di Bali Hadapi Ancaman Penjara 7,5 Tahun karena Edarkan Sabu dan Ekstasi
Sidang virtual kasus narkoba di PN Denpasar. (Antara)

DENPASAR, iNews.id - Seorang remaja di Bali, RJ (18) menghadapi tuntutan penjara tujuh tahun enam bulan dalam kasus peredaran narkotika. Dia didakwa menjadi pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi

"Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Agus Adnyana Putra dalam pembacaan tuntutan di persidangan virtual PN Denpasar, Jumat (27/8/2021).

Selain pidana penjara, JPU juga menuntut terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa dikenakan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan alternatif pertama JPU.

Jaksa menjelaskan, barang bukti narkotika ditemukan dalam kamar indekos pacar terdakwa. Jumlah keseluruhan berupa 12 paket sabu-sabu seberat 1,86 gram neto, dan satu paket ekstasi seberat 0,38 gram neto.

Terdakwa mengakui bahwa semua barang bukti yang disita oleh petugas adalah milik Asmat alias Unyil yang kini menjadi DPO.

"Terdakwa hanya bertugas mengambil dan menempelkan kembali sesuai perintah Asmat alias Unyil dengan mendapatkan upah sebesar Rp50.000," kata jaksa.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: