Prostitusi Online di Denpasar, Perempuan Uzbekistan Ini Bertarif Rp2,5 Juta

Chusna Mohammad ยท Jumat, 09 April 2021 - 17:11:00 WITA
Prostitusi Online di Denpasar, Perempuan Uzbekistan Ini Bertarif Rp2,5 Juta
Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan merilis kasus prostitusi online. Salah satu PSK yang ditawarkan dari Uzbekiztan. (Foto: MNC/Chusna Mohammad)

DENPASAR, iNews.id -  Polisi mengungkap bisnis prostitusi online di Denpasar, Bali. Seorang perempuan asal Uzbekistan menawarkan diri dengan tarif Rp2,5 juta sekali kencan. 

"Salah satu yang ditawarkan warga negara asing. Yang teridentifikasi oleh kita warga Uzbekistan," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam jumpa pers, Jumat (8/4/2021).

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap seorang mucikari bernama Poltak P Manihuruk (42). Pria asal Pematangsiantar itu diduga mempekerjakan puluhan PSK baik warga lokal maupun asing di Bali. 

Terbongkarnya bisnis esek-esek itu bermula dari penggerebekan di sebuah hotel di Jalan Teuku Umar Denpasar, Rabu (7/4/2021). Di kamar 217 dan 219, polisi mendapati pasangan bukan suami istri yang sedang berkencan. 

Kepada polisi, kedua laki-laki penyewa PSK itu mengaku telah membayar masing-masing Rp2,5 juta kepada Poltak. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya kondom bekas terpakai, bungkus dan kotak kondom. 

Jansen mengatakan, Poltak telah mempekerjakan PSK sejak tahun 2020 lalu. "Dari tarif Rp2,5 juta, PSK-nya menerima Rp1,5 juta. Sisanya diterima tersangka," ujar Jansen. 

Dia menambahkan, sejauh ini baru ada satu PSK warga asing yang dipekerjakan Poltak. "Warga Uzbekistan ini berada di Bali sejak sebelum pandemi," katanya.

Editor : Reza Yunanto