Produksi Video Porno di Bali lalu Dijual ke Medsos, Pasutri Ini Awalnya Cuma Fantasi

Chusna Mohammad · Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:06:00 WITA
Produksi Video Porno di Bali lalu Dijual ke Medsos, Pasutri Ini Awalnya Cuma Fantasi
Polda Bali mengungkap penjualan video porno pasangan suami istri di media sosial Twitter dan Telegram. (Foto: Chusna Mohammad)

DENPASAR, iNews.id - Pasangan suami-istri (pasutri) inisial GGG (33) dan Kadek DKS (30) memproduksi 20 video porno di Bali. Mereka menjual video tersebut di media sosial Twitter dan Telegram.

Pasutri itu telah menyebarkan video porno ke akun Twitter sejak 2019. Namun saat itu hanya untuk fantasi seks saja.

"Awalnya hanya untuk fantasi seksual mereka dan tidak berbayar," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu dalam keterangan pers di Denpasar, Rabu (10/8/2022).

Namun pada akhir 2020 keduanya mulai mengkomersilkan video porno itu. Mereka membuat tiga grup Telegram yang digunakan untuk menjual video porno buatan mereka.

Setiap member yang bergabung harus membayar Rp200.000. Tiga grup Telegram itu kini telah beranggotakan ratusan orang.

"Keuntungan yang diperoleh sekitar Rp50 juta," katanya.

Editor : Reza Yunanto

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: