Polda Bali Akan Tindak Tegas Penolak Karantina Pekerja Migran

Antara ยท Senin, 20 April 2020 - 20:15 WIB
Polda Bali Akan Tindak Tegas Penolak Karantina Pekerja Migran
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Golose menyampaikan keterangan pers. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id - Polisi mendukung upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk mengarantina pekerja migran yang datang. Polisi siap memberikan tindakan tegas bila ada upaya penolakan terhadap pekerja migran yang akan menjalankan karantina terkait Covid-19.

“Tidak boleh blokir jalan, tidak boleh ada penolakan kepada warga PMI yang nanti kembali ke masyarakat, yang sementara nanti diisolasi. Kami mengedepankan tindakan pencegahan, tindakan persuasif. Jika masih ada yang melanggar maka akan ada tindakan tegas," kata Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose dalamk konferensi pers di Mapolda Bali, Denpasar, Senin (20/4/2020).

Dia mengatakan, dalam penanganan COVID-19 di Bali, Polda Bali telah membentuk Satgas Khusus yang berjumlah 226 personel untuk membantu Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Bali.

Dalam pelaksanaan tugasnya, personel Satgas dibolehkan mengambil tindakan-tindakan yang bersifat darurat, termasuk tindakan tegas.

Menurutnya, hal ini telah sesuai dengan Keppres No.7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), TNI-POLRI harus mendukung Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Namun demikian, para personel Polri yang berada di garis depan tetap memperhatikan faktor keselamatan. Penggunaan APD wajib dilakukan di lapangan saat membantu Gugus Tugas Covid-19.

Dia menambahkan, Polda Bali juga bekerjasama dengan BNPB/BPBD, TNI dan Pemerintah Daerah melaksanakan operasi terpusat kontinjensi “Aman Nusa Agung – Penanganan COVID-19 Tahun 2020” di seluruh wilayah Provinsi Bali.

"Operasi mengedepankan langkah pencegahan dan penanggulangan serta mengambil langkah terakhir berupa tindakan penegakan hukum apabila terdapat individu atau kelompok yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi atau golongannya," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto