Perancang Busana asal Swiss Ngaku Pakai Ganja untuk Pengobatan

Antara ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 11:10 WIB
Perancang Busana asal Swiss Ngaku Pakai Ganja untuk Pengobatan
Warga negara Swiss, Raphael Hoang diadili di PN Denpasar karena menggunakan ganja. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id – Perancang busana asal Swiss, Raphael Hoang diadili di Pengadilan Negeri Denpasar karena memiliki ganja. Dia mengaku mengonsumsi ganja untuk pengobatan.

Pengakuan Raphael Hoang itu terungkap dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum I Made Dipa Umbara di PN Denpasar, Senin (10/2/2020)

"Terdakwa mengatakan menggunakan barang bukti ganja dan daun warna cokelat dengan sediaan narkotika tersebut untuk kesehatannya,” kata Jaksa.

Dalam surat dakwaan disebutkan terdakwa mengalami nyeri pada kepala, otot, persendian dan memiliki kelainan limpa karena ukurannya lebih besar dari ukuran orang pada umumnya.

“Sehingga membuat terdakwa kesakitan pada perut dan dengan menggunakan ganja terdakwa bisa merasakan lapar dan makan,” masih kata Jaksa dalam dakwaan.

Jaksa melanjutkan, narkotika tersebut telah dikonsumsi terdakwa sejak berusia 15 tahun. Pada usia 18 tahun, terdakwa mengalami sakit. Untuk menghilangkan rasa sakit tersebut, terdakwa mengaku menggunakan ganja untuk menghilangkan rasa sakit.

"Terdakwa menggunakan ganja dengan cara menyeduh daun ganja seperti minum teh, kemudian kalau merasa sakit terdakwa menggunakan ganja dengan cara merokok dimana daun ganja itu dilinting dengan kertas rokok dan dihisap seperti merokok," katanya.

Jaksa menjelaskan bahwa terdakwa mendapatkan barang tersebut dengan membeli di negaranya lalu dibawa ke Indonesia.

Terdakwa tiba di Bandara Ngurah Rai dengan rute penerbangan Hong Kong - Denpasar. Saat melewati pemeriksaan x-ray karena terlihat gerak gerik mencurigakan, petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan secara mendalam.

Petugas Bea Cukai kemudian menemukan satu tabung bening yang dibungkus selendang merah berisi narkotika jenis ganja seberat 1,65 gram netto. Selanjutnya pada bungkusan daun diperoleh narkotika jenis ganja seberat 28,39 gram netto.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan tiga pasal yaitu pasal 113 ayat (1), pasal 111 ayat (1), dan pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Bahwa terdakwa sebagai penyalahguna narkotika golongan I berupa ganja bagi dirinya sendiri," ujar Jaksa.


Editor : Reza Yunanto