Panglima TNI: Dibutuhkan Keseriusan Tiap Pihak Terkait agar Bali Bangkit dari Pandemi

Reza Yunanto ยท Rabu, 21 April 2021 - 17:55:00 WITA
Panglima TNI: Dibutuhkan Keseriusan Tiap Pihak Terkait agar Bali Bangkit dari Pandemi
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat meninjau gelaran vaksinasi di Bali, Rabu (21/04/2021) (Foto: Puspen TNI).

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau vaksinasi di Bali yang juga diikuti para pelaku pariwisata. Dengan vaksinasi itu, Pulau Dewata diharapkan segera bangkit dari dampak pandemi Covid-19. 

Dia mengatakan, sebagai pulau yang memiliki sejuta pesona dengan keindahan alamnya, Bali merupakan Pulau Dewata dan menjadi tujuan daerah pariwisata terdepan di Indonesia. Perpaduan alam yang indah dengan budaya yang menarik dan khas menjadi magnet bagi jutaan wisatawan asing dan domestik untuk berkunjung ke pulau ini. 

Di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, tentunya Bali juga terkena dampak dari pandemi tersebut. Agar Bali bisa bangkit, setiap pihak terkait harus serius dan bergerak bersama-sama.
 
"Dibutuhkan keseriusan dari setiap pihak terkait untuk bersama membawa Bali bangkit untuk membebaskan Indonesia dari Pandemi Covid-19," kata Panglima TNI didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat meninjau gelaran vaksinasi di Pulau Dewata, Rabu (21/04/2021).

Vaksinasi yang digelar hari ini juga diberikan kepada para pelaku industri pariwisata. Sebab, mereka menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bali.

"Hari ini kita menyaksikan vaksinasi bagi masyarakat Bali, khususnya para pelaku industri pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bali," kata Panglima TNI.

Panglima TNI yang tiba di Pulau Dewata terlebih dulu meninjau Vaksinasi di GOR Kepaon yang diikuti oleh 740 orang para pelaku pariwisata di Bali. Rinciannya, Probali Travel 42 orang, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia 15 orang.

Kemudian, Travel Penjor Bali 15 orang, MBC 10 orang, Asosiasi Pariwisata Bali 100 orang, Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) 450 orang, Vintage Bali 20 orang, dan ojek online 90 orang.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2