Muncul Klaster Baru Covid-19 dari Butik di Jembrana Bali, Satu Orang Meninggal

Nyoman Sudika · Senin, 10 Agustus 2020 - 10:23 WITA
Muncul Klaster Baru Covid-19 dari Butik di Jembrana Bali, Satu Orang Meninggal
Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha . (Foto: Antara)

JEMBRANA, iNews.id - Muncul klaster baru penularan Covid-19 di Kabupaten Jembrana, Bali. Bermula dari seorang perempuan pemilik butik yang positif Covid-19 dan meninggal dunia, tujuh orang lainnya juga terkonfirmasi positif.

"Kasus ini awalnya seorang ibu wiraswasta di Kecamatan Negara, " kata Juru Bicara Guus Tugas Covid-19 Jembrana, I Gusti Agung Putu Arisantah di Negara, Minggu (9/8/2020).

Dia menjelaskan, pasien positif yang meninggal dunia itu seorang perempuan berusia 58 tahun. Warga Kelurahan Baler Bale Agung tersebut sebelumnya dirawat di RSU Negara sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.

Setelah menjalani perawatan selama seminggu, pasien tersebut meninggal dunia di RSUP Sanglah pada Minggu (9/8/2020).

Dia melanjutkan, setelah pasien tersebut dinyatakan positif, Gugus Tugas langsung bergerak melakukan tracing kontak.

Dari penelusuran itu diketahui beberapa orang terdekat pasien tersebut juga terjangkit Covid-19, yakni suami dan salah seorang anaknya.

Tak hanya itu, seorang rekan kerja dan salah satu pegawai di butik milik pasien tersebut juga terjangkit virus corona. Bahkan penularan juga sudah meluas ke anak dari pegawai tersebut.

"Salah satu anak dari pegawai beliau yang positif itu ternyata juga positif," tuturnya.

Menurutnya, kasus kematian perempuan ini merupakan kasus kematian pertama pasien Covid-19 di Jembrana. Pasien ini tercatat sebagai pasien ke-60 dari 69 pasien positif Covid-19 di Jembrana.

Dia mengatakan, dengan adanya kasus kematian ini, warga Jembrana diminta untuk tetap patuh pada protkol kesehatan. Sebab penularan bisa terjadi di mana saja seperti kasus yang bermula dari butik lalu menyebar ke hingga tujuh orang lainnya ini.

"Jangan pernah anggap enteng karena sudah memasuki era kehidupan baru, penularan virus corona masih bisa menulari siapa saja," tuturnya.

Data akumulasi Covid-19 di Jembrana hingga saat ini, kasus positif mencapai 69 orang. Sebanyak 59 orang sudah sembuh, 1 meninggal dunia, dan 9 orang masih dalam perawatan.


Editor : Reza Yunanto