Kronologi Pembunuhan Gede Budiarsana, Motor Ditarik Debt Collector Berujung Keributan

Chusna Mohammad · Senin, 26 Juli 2021 - 17:55:00 WITA
Kronologi Pembunuhan Gede Budiarsana, Motor Ditarik Debt Collector Berujung Keributan
Polresta Denpasar merilis tujuh tersangka pembunuhan Gede Budiarsana beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku. (Foto: MNC/Chusna Mohammad)

DENPASAR, iNews.id - Polresta Denpasar menjelaskan kronologi pengeroyokan Gede Budiarsana oleh tujuh orang penagih utang (debt collector) hingga tewas. Tujuh pelaku pembunuhan sadis itu dipertontonkan lengkap dengan senjata yang mereka pakai.

"Barang bukti di antaranya satu pedang yang dipakai untuk menebas korban, empat pedang yang ditemukan di kantor tersangka dan satu batu yang dipakai untuk melempari korban," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangan pers, Senin (26/7/2021).

Ketujuh tersangka yaitu Benny Bakar Bessy (42) selaku direktur perusahaan dan enam orang lainnya adalah anak buahnya, Wayan Sadia (39), Fendy Kaimana (31), Jos Bus Likumahuwa (30), Gerson Pattiwaelapia (27), Dominggus Bakar Bessy (23) dan Gusti Bagus Alevanto (23). Seluruh tersangka bekerja di PT Beta Mandiri Multi Solusien (BMMS).  

Jansen menjelaskan, peristiwa bermula dari empat tersangka mendatangi rumah Ketut Widiada di daerah Kuta, Jumat (23/7/2021) sekitar pukul 14.00 Wita. Tujuannya untuk menarik motor yang menunggak angsuran kredit. 

Karena tidak ada titik temu, mereka lalu sepakat menyelesaikan persoalan ke kantor PT BMMS di Jalan Gunung Patuha kawasan Monang Maning Denpasar. Widiada turut serta mengajak adiknya, Budiarsana. 

Editor : Reza Yunanto

Halaman : 1 2