Jokowi Ingin Pasar Sukawati Gianyar Jadi Pasar Rakyat Modern Usai Revitalisasi

Nyoman Astana ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 12:19 WIB
Jokowi Ingin Pasar Sukawati Gianyar Jadi Pasar Rakyat Modern Usai Revitalisasi
Presiden Jokowi saat meninjau Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (14/6/2019). (Foto: iNews/Nyoman Astana)

GIANYAR, iNews.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau proyek revitalisasi Pasar Seni Sukawati Gianyar sebelum membuka pesta kesenian Bali di Denpasar, Jumat (14/6/2019). Presiden berharap pasar seni dan pasar umum itu nantinya menjadi menjadi pasar rakyat yang modern, nyaman, bersih, dan tertata rapi.

Dari pantauan iNews.id, kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan sejenak mengubah suasana Pasar Sukawati, Jalan Ciung Wanara, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat pagi. Disambut Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra, Jokowi menuju lahan kosong yang sebelumnya Pasar Seni Sukawati, pusat oleh-oleh terlengkap di Bali.

Pada kesempatan itu, Jokowi memastikan proses revitalisasi pasar yang menggunakan anggaran pusat senilai Rp89 miliar dan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp4 miliar, berjalan lancar.


Pasar yang kini dalam proses tender ini nantinya akan menampung 1.700 pedagang kerajinan. Pasar akan dilengkapi dengan fasilitas parkir dengan daya tampung 165 mobil. Pasar ini ditargetkan selesai tepat waktu pada tahun 2020 mendatang.

Presiden Jokowi juga memantau kondisi pasar umum dengan suasana tradisional dan berjiwa itu. Namun sayang, pasar yang sedikit kumuh menjadi sorotan Presiden. Bupati Gianyar pun diberikan tambahan tugas agar pasar umum itu juga segera direvitalisasi agar menjadi pasar rakyat yang modern, nyaman, bersih, dan tertata rapi. Pemerintah pusat dipastikan akan menyiapkan anggaran untuk menopang APBD.

“Jadikan pasar ini menjadi sebuah pasar rakyat yang modern, tertata, manajemen baik, parkirnya juga di basement. Sudah 5.000 lebih pasar yang telah kita bangun, itu pasar yang gede. Yang pasar desa 8.900-an pasar. Ke depan, tetap sama saja, kita tetap jadikan pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli produk-produk dari petani, nelayan, perajin. Pasar memang harus hidup,” kata Jokowi.

Sementara Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra mengatakan, akan menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi, yakni memastikan revitalisasi Pasar Seni Sukawati berjalan lancar. Begitu juga dengan Pasar Umum Sukawati.

“Pak Presiden tadi sudah sampaikan, ini akan diselesaikan di tahun berikutnya termasuk Blok C, dimulai tahun 2020 selesainya tahun 2021. Kalau pasar seni ini selesainya dibangun di tahun 2020,” katanya.

Dia menambahkan, sesuai harapan Presiden, revitalisasi pasar diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup pedagang. Pasar ini ditargetkan mampu bersaing dengan para pemodal yang sudah lebih dulu sudah eksis di pasar oleh-oleh yang ditata lebih modern dan lebih nyaman. Syaratnya, ada kenyamanan, sumber daya manusia, profesionalitas maupun kualitas produk-produk kerajinannya tetap terjaga.

“Pasar ini nantinya tidak akan kalah dari sisi kenyamanan dan sistem manajemen yang diterapkan oleh pasar modern itu,“ kata I Made Mahayastra.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi pun menjadi rebutan warga yang ingin bersalaman langsung dan berswafoto. Presiden selanjutnya mengajak Ibu Negara Iriana Joko Widodo untuk berbelanja buah salak dan semangka. Dari pasar itu, Jokowi menuju Kabupaten Bangli untuk penyerahan sertifikat tanah rakyat.


Editor : Maria Christina