Imigrasi Bali Tak Deportasi Bule Australia Penyelenggara Kelas Orgasme, Ini Alasannya

Antara ยท Rabu, 24 Maret 2021 - 09:24:00 WITA
Imigrasi Bali Tak Deportasi Bule Australia Penyelenggara Kelas Orgasme, Ini Alasannya
Kepala Kanwil Kemenkumhan Bali Jamaruli Manihuruk saat konferensi pers deportasi Andrey Kovalenko alias Andrew Ayer, Selasa (23/2/2021).

DENPASAR, iNews.id - Imigrasi tidak melakukan deportasi terhadap Warga negara Australia Andrew Irvine Barnes yang sempat viral dengan Kelas Orgasme bertajuk "Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat". Dia dianggap tidak melakukan pelanggaran hukum maupun keimigrasian.

"Kami harus menjalankan hukum itu sesuai dengan pelanggarannya. Polres Gianyar sudah menyatakan dia tidak bersalah sehingga tidak bisa dilakukan sanksi berupa pengusiran," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumhan) Bali Jamaruli Manihuruk di kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Selasa (23/3/2021).

Selain tidak ada pelanggaran pidana dan imigrasi, Andrew Irvine Barnes juga memiliki Izin Tinggal Sementara (ITAS) Investor yang berlaku hingga 8 November 2022. Usaha yang dijalankan Andrew Irivine Barnes mempekerjakan tak sedikit warga negara Indonesia (WNI).

"Kami kan harus mengingat juga sebagai investor banyak orang kita yang bekerja untuk dia. Kalau kita deportasi, dia enggak bisa masuk enam bulan, dan bisa pengangguran semua orang-orang kita," tuturnya.

Kendati tak melakukan deportasi, Kemenkumham Bali telah memanggil Andrew Irvine Barnes untuk memperbaiki iklah acara miliknya yang dianggap merisaukan itu. 

"Ya kita pulangkan seperti biasa karena kesalahannya tidak signifikan," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: