Gili Trawangan Ditutup, Turis Menumpuk di Pelabuhan Padangbai Bali

Yunda Ariesta ยท Selasa, 17 Maret 2020 - 13:35 WIB
Gili Trawangan Ditutup, Turis Menumpuk di Pelabuhan Padangbai Bali
Turis menumpuk di Pelabuhan Padangbai, Bali, Selasa (17/3/2020) (Foto: iNews.id/Yunda Ariesta)

KARANGASEM, iNews.id – Kawasan wisata tiga Gili di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditutup mulai hari ini. Akibatnya, ribuan wisatawan yang hendak menyeberang dan datang dari kawasan itu menumpuk di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali.

“Sama sekali tidak ada aktivitas fastboard hari ini sampai 14 hari ke depan,” kata Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, Selasa (17/3/2020).

Dia menambahkan, operator kapal cepat yang biasa melayani penumpang dari Padangbai ke Lombok, tidak lagi beroperasi. Saat ini yang masih beroperasi hanya kapal feri yang mengangkut pasokan logistik.

Menurut informasi, ribuan wisatawan asing yang menumpuk di pelabuhan itu belum mengetahui tentang penutupan kawasan wisata di Lombok.

Mereka umumnya hendak menyeberang dari Bali menuju Lombok untuk melakukan wisata di tiga kawasan Gili yakni Gili Air, Gili Menok, dan Gili Trawangan, juga Pantai Senggigi.

Setelah akses penyeberangan ke Lombok ditutup, loket-loket antrean kapal menuju Lombok tampak sepi. Saat ini kapal yang masih beroperasi melayani para wisatawan menuju Nusa Lembongan dan Serangan.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Lombok Utara mulai menutup pariwisata di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Aturan tersebut resmi diberlakukan hari ini.

"17 Maret 2020 sudah kita tutup," kata Humas Syahbandar UPP Lombok Utara, Salman.


Editor : Reza Yunanto