Gempa Bali Terjadi di Zona Outer Rise, BMKG Sebut Bisa Memicu Tsunami

Reza Yunanto ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 10:48 WIB
Gempa Bali Terjadi di Zona Outer Rise, BMKG Sebut Bisa Memicu Tsunami
Gempa bumi di zona outer rise selatan Bali berpotensi terjadi gempa besar yang memicu tsunami. (Foto: dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Provinsi Bali diguncang gempa bermagnitudo 6,6 pada Kamis (19/3/2020) dini hari tadi. Sumber gempa berada di selatan Bali yang merupakan zona outer rise.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar masyarakat mewaspadai zona tersebut. Sebab, zona itu berpotensi menghasilkan gempa besar yang memicu tsunami.

"Zona outer rise selatan Bali ini patut diwaspadai dan tidak boleh diabaikan. Karena zona sumber gempa ini mampu memicu gempa besar dengan mekanisme turun sehingga dapat menjadi generator tsunami," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulis yang dikutip iNews.id, Kamis (19/3/2020).

Daryono mengatakan. gempa yang bersumber di zona outer rise Bali pada dini hari itu diikuti dengan 12 kali gempa susulan hingga pukul 06.00 WIB. Gempa dipicu oleh adanya aktivitas patahan tepat di Zona Palung Jawa (Java Trench).

“Karena patahan batuan terjadi pada bagian Lempeng Indo-Australia, maka gempa ini dapat disebut sebagai gempa intraslab, tetapi masih berada di zona sumber gempa di luar zona subduksi (outer rise),” ujarnya.

Menurut Daryono, gempa yang bersumber di zona outer rise Bali tidak hanya sekali ini saja. Di zona itu pernah mengalami gempa signifikan sebanyak tiga kali.

Gempa tercatat pernah terjadi pada 9 Juni 2016 dengan magnitudo 6,0, pada 17 Maret 2017 dengan magnitudo 5,3, dan pada 9 Juni 2019 dengan magnitudo 5,1.

Diberitakan sebelumnya, gempa tektonik bermagnitudo 6,6 mengguncang wilayah Bali sekitar pukul 00.45 Wita. Getaran gempa terasa hingga Lombok, Sumbawa Barat dan Jawa Timur.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6,3. Episenter gempa terletak pada koordinat 11,4 LS dan 115,04 BT tepatnya di laut pada jarak 305 kilometer (km) arah selatan Kota Denpasar, Bali, pada kedalaman 10 km.


Editor : Reza Yunanto