Gelombang Tinggi di Bali Hancurkan Lahan Petani Garam Klungkung

Dewi Umaryati ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 20:33:00 WITA
Gelombang Tinggi di Bali Hancurkan Lahan Petani Garam Klungkung
Gelombang tinggi air laut merusak lahan petani garam di Kabupaten Klungkung, Bali. (Foto: Humas Pemkab Klungkung)

KLUNGKUNG, iNews.id - Ombak besar akibat gelombang tinggi air laut terjadi di pesisir pantai yang berada di Kabupaten Klungkung, Bali. Ombak tersebut menggerus lahan petani garam di Karang Dadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan.

Seorang petani garam di wilayah itu, I Ketut Kaping (50) menuturkan, gelombang pasang air laut itu menghantam lahan garam miliknya pada Rabu (27/5/2020). Dia mengaku tidak menyangka akan terjadi gelombang pasang air laut yang begitu besar.

Saat itu, dia hanya pasrah melihat air laut datang menghancurkan lahan beserta gubuk tempat proses pembuatan garam miliknya yang berada di bibir pantai.

"Semua peralatan dan tempat penggaraman rusak dihantam ombak, saya tidak bisa bekerja lahan pun tergerus ombak," ujarnya, Kamis (28/5/2020).

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau langsung musibah yang dialami warganya ini. Dia melihat langsung lahan petani garam yang hancur diterjang gelombang pasang air laut.

Suwirta mengatakan, tak ingin para petani garam ini berhenti bekerja. Dia mengatakan akan memberi dukungan dana kepada para petani untuk memperbaiki lahan dan tempat penggaraman yang rusak diterjang gelomabang air laut.

"Tetap semangat kejadian ini tidak bisa kita duga, semoga situasi mulai normal dan bisa bekerja menghasilkan gar untuk dijadikan garam beryodium," ujarnya.

Kendati demikian, dia mengingatkan kepada warga di pesisir pantai untuk waspada. Mengingat kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi, gelombang pasang air laut masih mungkin terjadi.

Suwirta menambahkan, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Klungkung akan berkordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk penanggulan pengaman pantai di sepanjang lahan proses pembuatan garam.

Editor : Reza Yunanto