Evakuasi KMP Dharma Rucitra Tuntas, Dermaga II Pelabuhan Padangbai Siap Beroperasi

Sindonews.com, iNews.id ยท Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:38 WIB
Evakuasi KMP Dharma Rucitra Tuntas, Dermaga II Pelabuhan Padangbai Siap Beroperasi
KMP Dharma Rucitra berhasil mengapung di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Rabu (8/7/2020). (iNews.id/Yunda Ariesta)

KARANGASEM, iNews.id - Dermaga II Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali akan beroperasi kembali setelah tutup selama hampir sebulan. Dermaga tersebut tak bisa beroperasi akibat tenggelamnya KMP Dharma Rucitra III.

"Evakuasi KMP Dharma Rucitra telah selesai, dermaga dua saat ini disiapkan untuk beroperasi," dikutip dari laman Instagram @Satpelpelabuhanpadangbai yang diunggah Sabtu (11/7/2020).

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengatakan, evakuasi KMP Dharma Rucitra telah selesai pada Jumat (10/7/2020). Kapal penyeberangan tersebut ditarik keluar dari dermaga II dengan dua unit tugboat.

Proses evakuasi melibatkan 38 penyelam, alat berat, delapan balon air bag dan ratusan drum untuk mengangkat lambung kapal yang karam di dasar dermaga. Upaya itu berhasil membuat kapal mengapung.

Setelah mengapung sempurna, dilanjutkan dengan mengontrol kondisi kapal yang dilakukan petugas dari biro klasifikasi Kementerian Perhubungan. Setelah dipastikan dalam kondisi layak, kapal selanjutnya ditarik ke Surabaya, Jawa Timur, untuk dilakukan perbaikan.

Dia menambahkan, dengan selesainya evakuasi, Padangbai akan segera membuka kembali operasional dermaga II. Tidak beroperasinya dermaga dua telah berdampak pada antrean truk hingga puluhan kilometer dari Pelabuhan Padangbai.

KMP Dharma Rucitra III mengalami kebocoran di bagian lambung saat merapat di Pelabuhan Padangbai, Jumat (12/6/2020) malam sekitar pukul 21.50 WITA. Akibatnya, kapal miring dan nyaris tenggelam. Seluruh awak kapal dan penumpang berhasil dievakuasi.

Evakuasi KMP Dharma Rucitra yang kandas di dermaga II telah dilakukan sejak dua pekan lalu dengan mengeluarkan sejumlah kendaraan bermotor dan ratusan kilogram muatan logistik yang terjebak di dalam lambung kapal.


Editor : Reza Yunanto