Pemkab Buleleng Cek Kelayakan Daging Babi, Penjual di Pasar Disidak

Pande Wismaya ยท Senin, 17 Februari 2020 - 11:24 WIB
Pemkab Buleleng Cek Kelayakan Daging Babi, Penjual di Pasar Disidak
Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Bali menggelar sidak di pasar tradisional untuk memeriksa kelayakan daging babi, Senin (17/2/2020). (Foto: iNews.id/Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Provinsi Bali memeriksa daging babi yang dijual di sejumlah pasar tradisional. Pengecekan dilakukan untuk memeriksa kelayakan daging babi yang dijual.

“Hari ini kita periksa daging babi yang dijual di pasar-pasar untuk memastikan daging babinya baik untuk dikonsumsi,” kata Kepala Dinas Pertanian Pemkab Buleleng, Made Sumiarta, Senin (17/2/2020).

Pengecekan dilakukan di Pasar Anyar, Singaraja. Sidak pasar ini dilakukan dengan mengambil sampel daging babi di tempat pemotongan hewan, dan daging babi yang berada di lapak-lapak penjual.

Sumiarta menerangkan, pengambilan sampel dilakukan di dua lokasi untuk melakukan pengecekan kelayakan daging babi, juga mengetahui apakah ada kandungan formalin pada daging babi yang dijual.

Pengecekan ini juga dilakukan lantaran mendekati Hari Raya Galungan, permintaan daging babi akan meningkat.

“Ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat Bali menjelang Galungan. Karena babi ini kan persembahan, nggak afdol kalau belum makan babi pada saat Galungan,” katanya.

Sumiarta mengatakan, sejak terjadinya peristiwa kematian mendadak ribuan ekor babi di Bali, para warga memang berhati-hati membeli daging babi untuk dikonsumsi.

Apalagi sepekan lalu di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, dilaporkan sebanyak puluhan babi mati mendadak.

Namun setelah dilakukan pengecekan pagi ini, dipastikan daging babi yang dijual aman untuk dikonsumsi.

“Jangan khawatir makan babi untuk warga. Dipastikan aman, layak untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Sedangkan terkait harga jual daging babi, menurutnya tidak ada perubahan yang mencolok. Harga daging babi elatif stabil di pasaran yaitu Rp60-65.000/Kg. Untuk harga babi per-ekornya masih Rp2,6 juta.


Editor : Reza Yunanto