Bikin Film Porno, Buronan Interpol di Bali Pelaku Penipuan Investasi 500 Juta Dolar di AS

Indira Arri ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 09:19 WIB
Bikin Film Porno, Buronan Interpol di Bali Pelaku Penipuan Investasi 500 Juta Dolar di AS
Polda Bali menangkap buronan interpol warga negara Amerika Serikat bernama Beam Marcus. (Foto: Humas Polda Bali)

DENPASAR, iNews.id - Beam Marcus (50), buronan interpol yang ditangkap di Bali ternyata tersangkut kasus penipuan investasi di negaranya, Amerika Serikat (AS). Kerugian penipuan yang dilakukan Beam Marcus mencapai 500 juta dolar AS.

"Pelaku ini melakukan kejahatan di Chicago, AS mulai dari Maret 2015 sampai Oktober 2019," kata Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose dalam rilis perkara di Mapolda Bali, Jumat (24/7/2020).

Dia melanjutkan, pelaku menggunakan identitas berbeda-berbeda saat menjalankan aksinya. Pelaku mengaku sebagai manajer investasi untuk meyakinkan korban.

"Namun uangnya kemudian tidak dipakai investasi melainkan dipakai sendiri," ujarnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku sempat diseret ke pengadilan. Pada September 2019, pelaku disidang di Pengadilan AS. Dia ditahan selama menjalani persidangan pada 4-12 September 2019 itu. Namun pelaku kemudian tidak lagi ditahan karena mendapat jaminan penangguhan penahanan dari pengacaranya.

Pada 10 Januari 2020, pengadilan kembali melanjutkan persidangan karena pelaku tidak beritikad baik menyelesaikan masalah investasi yang menjeratnya. Namun kali ini pelaku tidak hadir di persidangan.

"Sejak saat itu dia menghilang dan masuk ke Indonesia menggunakan paspor palsu," tuturnya.

Interpol kemudian menerbitkan red notice pelaku yang diterima kepolisian Indonesia, karena pelaku terdeteksi keberadaannya di Bali.

Selama berada di Bali, pelaku berpindah tempat tinggal sebanyak enam kali di daerah Ubud dan Kerobokan. Pelaku juga membeli kendaraan roda dua selama di BaliKendaraan yang digunakan itu telah berganti kepemilikan sebanyak tujuh kali.

Hingga akhirnya polisi berhasil menangkap pelaku. Tim Satgas CTOC dan Ditreskrimum Polda Bali menangkap pelaku di sebuah vila di kawasan Badung pada pada Kamis (23/7/2020). Dia ditangkap bersama seorang perempuan yang juga warga negara AS berinisial WPC.

Dari penangkapan itulah polisi mengetahui, pelaku bertahan hidup di Bali dengan memproduksi film porno yang diunggah ke website.

Menurutnya kasus ini masih perlu didalami polisi. Peran pelaku diketahui sebagai sutradara sekaligus pemain di video porno tersebut. Dia dan teman perempuannya menerima pesanan secara online melalui website yang digunakan untuk mengunggah konten porno.

"Ini baru ditangkap, belum ada 24 jam jadi masih perlu pendalaman lebih lanjut," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto