Berkendara sambil Mabuk, Turis India Tabrak Pengendara Motor di Bali

Sindonews.com ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 11:46 WITA
Berkendara sambil Mabuk, Turis India Tabrak Pengendara Motor di Bali
Turis asal India bernama Verma berkendara saat mabuk dan menabrak pengendara motor di kawasan Kuta, Badung, Bali, Senin (13/1/2020). (Foto: Sindonews.com)

DENPASAR, iNews.id – Seorang turis warga negara India mengendarai motor dalam keadaan mabuk di Bali. Akibatnya, ia menabrak dua pengendara motor yang sedang parkir di jalan.

Peristiwa itu terjadi di Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Senin (13/1/2020). Turis bernama Verma itu mengendarai motor Nmax dengan kecepatan tinggi. Saat tiba di sebuah warung makan, ia menabrak dua motor yang parkir di tepi jalan.

Benturan keras membuat pelaku terpental dari motornya dan tersungkur ke aspal. Warga yang melihat kejadian itu berusaha menolong.

Namun, bukannya berterimakasih, pelaku malah berteriak marah-marah kepada warga dan berusaha kabur mengendarai motornya.

Warga yang kesal dengan ulah pelaku, lalu menghentikan kendaraan pelaku sebelum sempat berjalan.

Tak lama polisi yang sedang patroli, datang ke lokasi. Pelaku dan pemilik motor yang ditabrak dibawa ke Polsek Kuta Utara.

BACA JUGA: Ini Sosok Bule Amerika Penabrak 22 Warga di Jimbaran Bali

BACA JUGA: Bule Amerika Penabrak Warga Jimbaran Bali Jalani Tes Narkoba

Di hadapan polisi, kasus tabrakan itu berakhir damai. Pelaku bersedia membayar ganti rugi kepada pemilik motor.

“Pelaku memberikan ganti rugi sebesar USD200 atau sekitar Rp2,5 juta," kata Kasat Lantas Polres Badung, Iptu Debi Wiraharjadi.

Kasus warga negara asing berkendara sambil mabuk juga terjadi pekan lalu di kawasan Jimbaran.

Warga Amerika Serikat, Ryan Matthew mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dan menabrak 22 orang. Sempat terjadi kejar-kejaran, aksi nekat pelaku terekam dalam video yang viral di media sosial.

Polresta Denpasar menahan Ryan dan menetapkan pria asal California itu sebagai tersangka. Meski berstatus tersangka, pelaku tidak ditahan karena ancaman pidananya di bawah lima tahun.


Editor : Reza Yunanto