Batal Berdamai, Anggota TNI yang Keroyok Warga Sidatapa Diproses Hukum

Pande Wismaya · Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:15:00 WITA
Batal Berdamai, Anggota TNI yang Keroyok Warga Sidatapa Diproses Hukum
Denpom IX Udayana memproses hukum anggota TNI yang mengeroyok warga Sidatapa. (Foto: iNews/Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.id - Kasus pemukulan Dandim Buleleng Letkol Muhammad Windra Lisrianto oleh warga Desa Sidatapa berlanjut ke proses hukum. Anggota TNI yang memukuli warga pun akan diproses hukum di jalur militer.

Hal itu terjadi karena penandatanganan kesepakatan damai di antara kedua pihak batal dilakukan. 

"Tidak. Perintah yang diberikan untuk melanjutkan proses hukum," ujar Dandim Buleleng Letkol Muhammad Windra Lisrianto, Rabu (25/8/2021).

Dandim Buleleng Letkol Muhammad Windra Lisrianto. (Foto: iNews/Pande Wismaya)
Dandim Buleleng Letkol Muhammad Windra Lisrianto. (Foto: iNews/Pande Wismaya)

Sebelumnya, kedua pihak telah sepakat berdamai usai melakukan mediasi kedua di Desa Sidatapa pada Selasa (24/8/2021) sore. Menurut rencana awal, penandatanganan kesepakatan damai akan digelar siang ini pukul 11.00 WITA di Kodim Buleleng.

Windra mengatakan, pagi tadi dirinya mendapat perintah dari pimpinan TNI AD melalui Pangdam IX Udayana agar melanjutkan kasus pemukulan dirinya ke proses hukum.

"Perintah dari atasan melanjutkan permasalahan ini ke proses hukum. Kami sebagai prajurit melaksanakan perintah atasan," ujar Windra.

Sebaliknya, kata Windra, anggota TNI AD yang melakukan pemukulan terhadap warga Sidatapa akan diproses secara militer di Denpom IX Udayana. Dirinya pun langsung menjalani pemeriksaan oleh polisi militer.

"Anggota TNI AD yang melakukan pemukulan diproses di jalur militer," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: