Bali Gencar Rapid Test di Pasar, Wayan Koster: Kan Bagus, daripada Didiemin

Bona Jaya, Antara ยท Senin, 29 Juni 2020 - 17:36 WIB
Bali Gencar Rapid Test di Pasar, Wayan Koster: Kan Bagus, daripada Didiemin
Gubernur Wayan Koster usai menghadiri sidang di DPRD Bali, Senin (29/6/2020). (iNews.id/Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.id - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan peningkatan kasus Covid-19 di Bali salah satunya karena gencarnya pelaksanaan rapid test di pasar. Koster mewajibkan rapid test di pasar yang ditemukan kasus positif.

"Saya perintahkan kepada Gugus Tugas provinsi dan kabupaten/kota untuk aktif melakukan tracing kepada pasar-pasar yang jadi episentrum," ujarnya di Denpasar, Senin (29/6/2020).

Koster mencontohkan saat ditemukan kasus positif Covid-19 di Pasar Galiran yang berada di Kabupaten Klungkung, dia memerintahkan agar gugus tugas menggelar rapid test massal di lokasi itu.

Dari rapid test tersebut ternyata ditemukan 149 orang yang reaktif. Bahkan setelah dilanjutkan tes swab ternyata 30 orang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

"Kan begitu jadi bagus, sehat dia, daripada didiemin," tutur Koster.

Koster menambahkan, hal yang sama juga dilakukan sebelumnya di Pasar Kumbasari dan Pasar Badung di Kota Denpasar. Dari ribuan pedagang yang rapid test, ada 117 orang yang mendapat hasil reaktif dan berlanjut tes swab. 

"Di Denpasar dari 117 yang swab, semuanya sudah keluar. Hasilnya 30 kalau nggak salah yang positif," tuturnya.

Koster mengatakan, rapid test massal dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19 di suatu wilayah. Menurut Koster, saat ini kecenderungan kasus baru positif Covid-19 yang ditemukan di Bali merupakan transmisi lokal dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

Koster mengatakan, OTG orang yang kondisinya sehat danbila tidak ada rapid test tidak akan diketahui. Padahal mereka berpotensi menyebarkan virus corona.

"Kayak Minggu kemarin, dari 45 kasus positif, 36-nya itu ternyata OTG," ujar pria yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini.

Merujuk data yang dilansir Gugus Tugas Covid-19 nasional, jumlah kasus positif di Bali hingga Senin (29/6/2020) pukul 12.00 WIB berjumlah 1.444 orang. Ada penambahan 30 kasus baru.

Jumlah kasus yang dinyatakan sembuh juga bertambah 12 kasus menjadi 783 orang. Sedangkan kasus kematian karena Covid-19 masih 13 orang.


Editor : Reza Yunanto